Dishub Awasi Ketat Truk Proyek dan Tambang

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID


Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperketat pengawasan terhadap pergerakan kendaraan berat, terutama truk tanah dan truk proyek, yang melintas di kawasan perkotaan. Langkah itu diambil untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari.

Melalui kerja sama Dinas Perhubungan (Dishub) dan kepolisian, pengawasan dilakukan di enam titik strategis, yakni Pos Oasis Jatiuwung, Palem Semi Karawaci, Jam Gede Jasa, Pintu Tol Buaran, Jalan Suryadarma Neglasari, dan Pos Rawabokor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah menyusun langkah terpadu dalam pengaturan operasional truk tambang lintas kabupaten/kota.

Baca Juga:  Bupati: SPPG Harus Patuh SOP MBG

“Pemprov Banten sedang menyiapkan sistem pengaturan dari hulu ke hilir terkait aktivitas truk tambang di delapan kabupaten/kota. Nantinya, kendaraan berat akan diarahkan menggunakan akses jalan tol untuk mengurangi beban lalu lintas di jalan umum,” jelas Suhaely, Senin (20/10/2025).

Ia menambahkan, pengawasan di dalam wilayah Kota Tangerang dilakukan setiap hari, terutama pada jam-jam rawan aktivitas kendaraan berat.

“Enam pos pantau ini menjadi fokus utama kami. Petugas Dishub dan kepolisian berjaga untuk memastikan truk-truk besar tidak melintas sembarangan, terutama yang tidak berizin atau melanggar jam operasional,” ujarnya.

Selain itu, Dishub juga menegaskan akan memberikan tindakan tegas kepada truk proyek yang parkir liar di bahu jalan atau area publik yang mengganggu arus lalu lintas.

Baca Juga:  Benyamin Tekankan Pentingnya Kolaborasi, Untuk Menurunkan Angka Stunting

“Kami mendorong pengusaha transportasi menyiapkan kantong parkir sendiri agar kendaraan mereka tidak berhenti di area publik. Ini bentuk tanggung jawab bersama,” tegas Suhaely.

Pemkot Tangerang menilai, pengawasan terhadap truk di wilayah perkotaan tidak hanya berkaitan dengan lalu lintas, tetapi juga kenyamanan dan keselamatan warga. Karena itu, koordinasi dengan kepolisian dan pihak proyek terus diperkuat.

“Tujuan akhirnya sederhana: masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman tanpa terganggu kendaraan berat,” pungkasnya. (wil/dam)

Berita Terkait

DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi
Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal
Pemkot Tangerang Alokasikan Rp1,038 Miliar untuk Bansos Mahasiswa, DPRD Dorong Kuota Penerima Ditambah
Disperkimtan Kota Tangerang Raih PAPTI Award 2026, Dinobatkan sebagai Penerbit SLF Terbaik
Sekda Herman: Akuntabilitas Harus Jadi Budaya Kerja Seluruh Perangkat Daerah
Disdukcapil Kota Tangerang Gencarkan Layanan Jemput Bola, Aktivasi IKD Baru Capai 5,98 Persen
Gandeng Tokopedia, BPKD Kota Tangerang Permudah Pembayaran Pajak dan Optimistis PAD Meningkat
KTP-el Hilang? Disdukcapil Kota Tangerang Pastikan Pengurusan Gratis dan Mudah
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:07 WIB

DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:34 WIB

Pemkot Tangerang Alokasikan Rp1,038 Miliar untuk Bansos Mahasiswa, DPRD Dorong Kuota Penerima Ditambah

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Disperkimtan Kota Tangerang Raih PAPTI Award 2026, Dinobatkan sebagai Penerbit SLF Terbaik

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:20 WIB

Sekda Herman: Akuntabilitas Harus Jadi Budaya Kerja Seluruh Perangkat Daerah

Berita Terbaru