Maryono Tekankan Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan Lewat TPID

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bergerak cepat memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok agar tetap terjaga. Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, saat memimpin High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Gedung Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Kamis (12/02/2026).

Dalam arahannya, Maryono, menekankan bahwa periode Ramadan dan Idulfitri merupakan momentum krusial yang kerap diikuti peningkatan permintaan bahan pangan. Oleh karena itu, diperlukan langkah antisipatif yang terukur dan kolaboratif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ramadan dan Idulfitri selalu diiringi kenaikan permintaan. Kita harus memastikan stok tersedia, distribusi lancar, dan harga tetap terkendali agar masyarakat tidak terbebani,” ujar Maryono.

Baca Juga:  Wabup Intan "Ultimatum" PA, KPA dan PPK

Berdasarkan laporan Neraca Pangan Januari 2026, kondisi pasokan komoditas strategis di Kota Tangerang relatif aman. Ketersediaan beras, cabai, bawang, daging, telur, gula, hingga minyak goreng tercatat mencukupi kebutuhan masyarakat.

Meski demikian, jajaran Pemkot Tangerang tetap mewaspadai potensi tantangan, seperti ketergantungan pasokan dari luar daerah, fluktuasi harga BBM, biaya distribusi, serta risiko gangguan rantai pasok akibat faktor cuaca maupun kepadatan lalu lintas.

Untuk itu, TPID Kota Tangerang memperkuat implementasi strategi 4K yaitu
Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Publik.

Baca Juga:  Jangkau Penjuru Wilayah Kota Tangerang Hanya Rp2 Ribu

Langkah konkret yang dilakukan antara lain pemantauan harga harian di pasar tradisional, penguatan kerja sama dengan distributor dan daerah pemasok, serta peningkatan pengawasan untuk mencegah praktik penimbunan.

“Kita ingin memastikan sistem pengendalian berjalan dari hulu ke hilir secara optimal. Jangan sampai ada spekulasi atau hambatan distribusi yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai penutup, Maryono, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi menjelang hari besar keagamaan.

“Stabilitas harga adalah bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Ketika harga terkendali dan pasokan aman, masyarakat bisa beribadah dengan tenang. Itulah yang menjadi prioritas kami,” pungkasnya.(Wil)

Berita Terkait

Tak Lolos SD Negeri, Anak di Kota Tangerang Tetap Bisa Sekolah Gratis di Puluhan SD dan MI Swasta
Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Keluhan Warga Lewat Evaluasi Kewilayahan
BPBD Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perubahan Cuaca, Hujan Ringan Masih Berpotensi Terjadi
Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027
Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan Akses Jalan RSUD Kota Tangerang
Maryono Minta ASN Kota Tangerang Gaspol Tingkatkan Kinerja di Semester II 2026
Pemkot Tangerang Matangkan Penataan Jalan Kiasnawi, Fokus Atasi Macet dan Dongkrak Wisata
Sachrudin Pastikan Pemkot Tangerang Kawal Sensus Ekonomi 2026 Hingga Tingkat RT/RW
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 16:20 WIB

Tak Lolos SD Negeri, Anak di Kota Tangerang Tetap Bisa Sekolah Gratis di Puluhan SD dan MI Swasta

Senin, 15 Juni 2026 - 16:16 WIB

Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Keluhan Warga Lewat Evaluasi Kewilayahan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:18 WIB

BPBD Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perubahan Cuaca, Hujan Ringan Masih Berpotensi Terjadi

Senin, 15 Juni 2026 - 14:15 WIB

Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027

Senin, 15 Juni 2026 - 14:12 WIB

Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan Akses Jalan RSUD Kota Tangerang

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027

Senin, 15 Jun 2026 - 14:15 WIB