Dinkes Kota Tangerang Edukasi Tujuh Langkah Penanganan Awal Anak Terkena Campak

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat terkait penanganan penyakit campak pada anak. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif guna mengurangi risiko komplikasi serta mempercepat proses pemulihan anak yang terinfeksi.

Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengimbau, para orang tua untuk tidak panik apabila anak mengalami gejala campak, seperti demam, ruam kemerahan, batuk, pilek, hingga mata merah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Sebaliknya, orang tua diminta untuk segera melakukan penanganan awal yang tepat di rumah sambil tetap memantau kondisi anak,” tutur dr. Dini, Kamis (2/4/26).

Baca Juga:  Dewan Demokrat Ajak Masyarakat jaga Drainase dari Sampah

Ia mengingatkan, meskipun sebagian besar kasus campak dapat sembuh dengan perawatan yang tepat, orang tua tetap perlu waspada terhadap tanda-tanda komplikasi, seperti sesak napas, diare berat, atau kejang. Jika gejala tersebut muncul, segera bawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

”Masyarakat diimbau untuk melengkapi imunisasi anak sebagai langkah pencegahan utama terhadap penyakit campak. Dengan imunisasi yang lengkap, risiko penularan dan tingkat keparahan penyakit dapat ditekan secara signifikan.

Dalam upaya tersebut, Dinkes Kota Tangerang membagikan tujuh langkah penanganan pertama yang dapat dilakukan saat anak mengalami campak:

  1. Melakukan isolasi mandiri, untuk mencegah penularan kepada anggota keluarga lainnya maupun lingkungan sekitar.
  2. Memberikan istirahat total, agar tubuh anak memiliki waktu optimal untuk melawan infeksi.
  3. Menjaga hidrasi tubuh, dengan memastikan anak cukup minum untuk mencegah dehidrasi.
  4. Mengelola demam dan nyeri, menggunakan obat sesuai anjuran tenaga medis.
  5. Pemberian Vitamin A, yang diketahui dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta mengurangi risiko komplikasi.
  6. Memberikan nutrisi bergizi, guna mendukung proses pemulihan dan menjaga kondisi tubuh tetap kuat.
  7. Menciptakan lingkungan yang nyaman, seperti menjaga suhu ruangan tetap sejuk dan bersih agar anak dapat beristirahat dengan baik.
Baca Juga:  Kepsek dan Pengawas Bahas Persiapan Workshop IKM

(mas/wil)

Berita Terkait

Berkurban untuk Sesama, LAN Kota Tangerang Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat
Waspada Hipertensi Setelah Makan Daging Kurban, Dinkes Kota Tangerang Imbau Masyarakat CKG di Puskesmas
Bapenda Kota Tangerang Perkuat Transaksi Digital melalui Sosialisasi ETPD
Sindikat Narkotika Sintetis Lintas Wilayah Dibekuk
Pemprov Banten Soroti Parkir Liar di Tol
Hadiri Salat Iduladha di Al-Amjad, Bupati Maesyal Serahkan Bantuan Kurban Presiden Prabowo
KAHMI dan HMI Tebar Semangat Kurban
Pilar Turun Langsung Sembelih Hewan Kurban, Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:11 WIB

Berkurban untuk Sesama, LAN Kota Tangerang Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:02 WIB

Waspada Hipertensi Setelah Makan Daging Kurban, Dinkes Kota Tangerang Imbau Masyarakat CKG di Puskesmas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:53 WIB

Bapenda Kota Tangerang Perkuat Transaksi Digital melalui Sosialisasi ETPD

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:09 WIB

Sindikat Narkotika Sintetis Lintas Wilayah Dibekuk

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:05 WIB

Hadiri Salat Iduladha di Al-Amjad, Bupati Maesyal Serahkan Bantuan Kurban Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Bola

Enzo Fernandez Chelsea Patok Harga Triliunan

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:12 WIB

Daerah

Sindikat Narkotika Sintetis Lintas Wilayah Dibekuk

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:09 WIB