Sachrudin Minta Rumah Sakit, Prioritaskan Darah PMI Kota Tangerang

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID


Wali Kota Tangerang Sachrudin meminta seluruh rumah sakit di Kota Tangerang memanfaatkan pasokan darah dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang. Ia menyampaikan permintaan tersebut dalam acara penyerahan penghargaan donor darah rumah sakit se-Kota Tangerang dan mitra PMI Kota Tangerang di Hotel d’Prima, Kamis (23/4/2026).

Dalam sambutannya, Sachrudin menegaskan pembangunan kota tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia dan kepedulian sosial warganya. Ia menilai donor darah sebagai bentuk nyata investasi kemanusiaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kota Tangerang bukan hanya tentang bangunan dan infrastruktur, melainkan tentang kepedulian warganya. Sumber daya manusia adalah yang utama, dan kesehatan adalah segalanya,” ujar Sachrudin di hadapan para tamu undangan.

Selanjutnya, ia menekankan bahwa aksi donor darah merupakan bentuk kontribusi paling mendasar dalam pembangunan kemanusiaan. Ia bahkan menyematkan sebutan “pahlawan tanpa tanda jasa” kepada para pendonor yang konsisten menjaga ketersediaan darah.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota kelompok donor darah sukarelawan. Para pendonor adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Di tengah kesibukan, masih meluangkan waktu untuk berbagi kehidupan. Konsistensi ini menjadi tulang punggung ketersediaan stok darah di Kota Tangerang,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sachrudin mengapresiasi capaian Unit Transfusi Darah PMI Kota Tangerang yang telah meraih berbagai pengakuan, termasuk sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari BPOM. Ia menilai capaian tersebut menunjukkan kualitas layanan darah yang telah memenuhi standar tinggi.

Baca Juga:  Ratu Zakiyah: Festival Bubur Asyuro Selaras dengan Visi Kabupaten Serang

Ia juga menyebut PMI Kota Tangerang telah berkontribusi dalam pengiriman plasma darah ke Jepang dan Korea Selatan untuk kebutuhan fraksionasi serta menjadi rujukan pendidikan pelayanan darah oleh Kementerian Kesehatan RI.

“Saya mengajak para direktur rumah sakit untuk semakin memanfaatkan ketersediaan darah dari PMI Kota Tangerang. Kualitasnya sudah terjamin dan sangat baik,” ujarnya.

Menurut Sachrudin, layanan kesehatan membutuhkan kolaborasi yang kuat. Ia mengibaratkan rumah sakit sebagai “bengkel” bagi manusia yang tidak akan optimal tanpa dukungan pasokan darah dari PMI dan para pendonor.

“Ini adalah kolaborasi Pentahelix. Kerja sama adalah kunci. Sesuai tagline kita, ‘Bersama Membangun Kota’, pemerintah tidak bisa sendirian. Kita butuh partisipasi masyarakat mulai dari diri sendiri dan keluarga,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan donor darah dapat berkembang menjadi gaya hidup sehat masyarakat, bukan sekadar kegiatan sosial sesaat.

“Penghargaan ini mungkin tidak sebanding dengan nilai darah yang diberikan, namun ini adalah bentuk penghormatan kami. Teruslah menebar kebaikan, karena sebaik-baiknya manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyah menegaskan komitmen lembaganya dalam menjaga kualitas dan keamanan darah. Ia menyebut PMI Kota Tangerang telah mengantongi sertifikasi CPOB dari BPOM yang setara dengan standar internasional.

Baca Juga:  Pj Walikota Tangerang: "Tancap Gas untuk Realisasi Program di 2025"

“Sertifikasi ini setara dengan standar internasional Good Manufacturing Practice (GMP). Kami bangga menjadi yang pertama di Provinsi Banten yang meraih predikat ini,” ungkap Oman.

Ia menambahkan PMI Kota Tangerang kini menjadi rujukan nasional bagi tenaga kesehatan untuk magang pengolahan darah. Hal tersebut memperkuat posisi Kota Tangerang sebagai pusat edukasi teknis di bidang pelayanan darah.

Namun demikian, Oman mengungkapkan masih terdapat tantangan dalam distribusi darah. Ia mencatat adanya ketidakseimbangan antara jumlah darah yang terkumpul dengan pemanfaatannya oleh rumah sakit.

“Kami melihat ada kecenderungan kebutuhan darah di rumah sakit belum sepenuhnya sejalan dengan peningkatan jumlah pendonor. Akibatnya, sebagian darah yang telah dihimpun belum dapat dimanfaatkan secara optimal,” jelasnya.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya komitmen rumah sakit dalam menyerap pasokan darah dari PMI Kota Tangerang agar setiap tetes darah yang terkumpul dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Setiap tetes darah dari pendonor harus benar-benar tersalurkan bagi keselamatan jiwa. Kami berharap sinergi ini terus ditingkatkan agar kebutuhan darah di Kota Tangerang selalu terpenuhi secara optimal,” tutupnya.(wil)

Berita Terkait

Peduli Sungai, PT. IKPP Tangerang Raih Penghargaan Cisadane Awards
Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing
Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK
PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah
Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri
Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG
Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring
Gubernur Banten Deklarasikan SPMB Bersih dan Adil
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:21 WIB

Peduli Sungai, PT. IKPP Tangerang Raih Penghargaan Cisadane Awards

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:04 WIB

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:01 WIB

Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:24 WIB

PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:19 WIB

Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri

Berita Terbaru