SPMB Banten, Tak Ada Titipan! SPMB Banten Harus Adil

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG | TR.CO.ID

Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan komitmennya menjaga integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK negeri dengan melarang praktik titip-menitip dalam proses seleksi.

Penegasan tersebut disampaikan saat Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Kantor Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Senin (4/5/2026), di hadapan pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia memperingatkan seluruh ASN agar tidak melakukan intervensi dalam pelaksanaan SPMB Tahun 2026 dan menekankan pentingnya proses yang jujur dan transparan.

“Rekrutmen calon siswa harus berjalan dengan baik, adil, jujur, dan transparan,” katanya.

Baca Juga:  Rektor UMT Bakal Ikut Kontestasi Pilkada Kota Tangerang

Menurutnya, SPMB merupakan pintu awal dalam menjamin pemerataan akses pendidikan, sehingga integritas dalam proses seleksi menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Pemerintah Provinsi Banten juga berkomitmen menjaga sistem pendidikan tetap bersih dari praktik korupsi dan penyalahgunaan kewenangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Jamaludin, menyatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan tertib dan bebas kecurangan.

“Komitmen Pak Gubernur Andra Soni sudah jelas, tidak ada titip-menitip. Kita amankan semuanya agar tidak terjadi kecurangan dan semua berjalan adil,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan adalah pelaksanaan pra-SPMB untuk memudahkan masyarakat dalam proses pendaftaran, termasuk penginputan data awal seperti domisili dan nilai rapor.

Baca Juga:  Siswa Indonesia Raih Empat Medali pada IChO ke-56 di Arab Saudi

“Dengan pra-SPMB, masyarakat bisa lebih siap. Harapannya saat pelaksanaan utama pada 10 Juni nanti, semua berjalan lancar dan aman,” katanya.

Pemerintah juga terus melakukan sosialisasi agar seluruh calon peserta didik dapat terakomodasi dalam sistem. Penyesuaian waktu pendaftaran dimungkinkan jika masih terdapat masyarakat yang belum mendaftar.

“Kita pantau terus. Jika masih banyak yang belum terakomodir, kemungkinan waktu pendaftaran akan diperpanjang,” ujarnya.

Jamaludin berharap pelaksanaan SPMB 2026 dapat berjalan optimal dan menjangkau seluruh calon peserta didik di Provinsi Banten.

“Kami harap semuanya bisa terakomodasi dengan baik dan pelaksanaan SPMB berjalan tanpa kendala,” ujarnya. (dam/hmi)

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Sebarluaskan Info Lowongan Kerja, Dorong Penyerapan Tenaga Kerja
Job Fair Edufair Kota Tangerang Digelar Besok, Sediakan Ratusan Lowongan Kerja Gratis
Kapolda Banten Jalin Silaturahmi Kamtibmas Bersama PWI Banten
Karang Taruna Rajeg Gelar Festival Kartini Day 2026
Wali Kota Tangerang Beri Penghargaan Pilar Sosial
Finalis Lagi! Maryono Optimis Kota Tangerang Terbaik se Banten  
Bupati Luncurkan Buku Cerita “Mangrove Penyelamat Pantai”
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Santunan untuk Ahli Waris
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:52 WIB

Pemkot Tangerang Sebarluaskan Info Lowongan Kerja, Dorong Penyerapan Tenaga Kerja

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:25 WIB

Job Fair Edufair Kota Tangerang Digelar Besok, Sediakan Ratusan Lowongan Kerja Gratis

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:52 WIB

Kapolda Banten Jalin Silaturahmi Kamtibmas Bersama PWI Banten

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:48 WIB

Karang Taruna Rajeg Gelar Festival Kartini Day 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:46 WIB

Wali Kota Tangerang Beri Penghargaan Pilar Sosial

Berita Terbaru

BUDAYA

Karang Taruna Rajeg Gelar Festival Kartini Day 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:48 WIB

Daerah

Wali Kota Tangerang Beri Penghargaan Pilar Sosial

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:46 WIB