TANGERANG | TR.CO.ID
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar sosialisasi pengadaan elektronik (e-purchasing) dengan metode mini kompetisi kepada puluhan perusahaan penyedia barang dan jasa sektor konstruksi. Langkah ini dilakukan untuk mendorong proses pengadaan yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya transformasi sistem pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkot Tangerang, khususnya pada sektor konstruksi yang memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami menggelar sosialisasi ini untuk memasifkan informasi sistem pengadaan barang dan jasa khususnya di bidang konstruksi agar terciptanya kesepahaman yang jelas antara pemerintah dan para pelaku usaha dan penyedia dari sektor swasta agar bersama-sama menciptakan sistem pengadaan yang transparan dan berkualitas hasilnya,” ujar Sachrudin di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, mekanisme mini kompetisi memberikan ruang persaingan yang sehat bagi para penyedia barang dan jasa untuk menawarkan produk maupun layanan terbaik kepada pemerintah daerah sebagai mitra strategis pembangunan.
Sistem tersebut juga diharapkan dapat mendukung kinerja perangkat daerah yang memiliki tugas pembangunan infrastruktur, seperti Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang.
“Kami akan terus memasifkan informasi adanya mekanisme mini kompetisi dalam proses pengadaan ini. Semoga para pelaku usaha serta penyedia barang dan jasa bisa menyambut baik untuk berkolaborasi ke depan menyukseskan pembangunan di Kota Tangerang,” tambahnya.
Sementara itu, pelaksanaan sosialisasi mendapat respons positif dari kalangan penyedia barang dan jasa. Mereka menilai mekanisme mini kompetisi dapat meningkatkan keterbukaan dan memperkuat sinergi antara pemerintah dengan dunia usaha.
“Sosialisasi ini sangat penting untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah dan pihak penyedia terutama adanya mekanisme mini kompetisi yang tadi disampaikan. Kami sendiri menyambut baik karena semuanya jadi jauh lebih terbuka. Semoga ini menjadi langkah yang baik untuk menjalin kerja sama ke depannya,” ujar Siska dari PT Baraka Karta Jaya. (wil/dam)









