TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota Tangerang terus memperluas layanan Bentor Pangan Bang Sama (Sahabat Masyarakat) sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Program tersebut kembali digelar secara serentak di sejumlah wilayah, di antaranya Kelurahan Bojong Jaya, Kelurahan Karang Tengah, dan Kelurahan Jatake, Kamis (18/6).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Muhdorun, mengatakan layanan Bentor Pangan Bang Sama merupakan langkah strategis untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, layanan tersebut dijalankan secara berkala dengan mendatangi langsung lingkungan permukiman warga sehingga masyarakat tidak perlu bepergian jauh untuk mendapatkan kebutuhan pokok.
“Program ini kami hadirkan untuk memberikan kemudahan akses pangan bagi masyarakat. Selain harganya lebih terjangkau, kualitas komoditas yang dijual juga terjamin,” ujar Muhdorun.
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ekonomis. Salah satu komoditas yang paling diminati adalah beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) produksi BULOG yang dijual dengan harga Rp55 ribu per kemasan lima kilogram.
Muhdorun menjelaskan, konsep Bentor Pangan Bang Sama mengedepankan layanan jemput bola dengan mendatangi langsung titik-titik permukiman warga. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pelayanan sekaligus membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan.
Pemkot Tangerang berkomitmen untuk terus mengoperasikan Bentor Pangan Bang Sama ke berbagai wilayah secara bergilir. Masyarakat yang ingin mengetahui jadwal dan lokasi layanan dapat memantau informasi terbaru melalui akun Instagram resmi Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, @dkp.tangerangkota.
Melalui program ini, Pemkot Tangerang berharap masyarakat dapat lebih mudah memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang stabil, sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi dan ketahanan pangan di daerah.(Will)









