SERANG | TR.CO.ID
Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan secara holistik, UPT SMPN 1 Kibin kabupaten Serang telah mengimplementasikan Program Sekolah Penggerak. Program ini menitikberatkan pada pengembangan kompetensi siswa dalam literasi, numerasi, dan karakter. Kepala Sekolah UPT SMPN 1 Kibin, Hj. Otih Yulia Susanti, M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan lokakarya dan Project Management Office (PMO) menjadi bagian integral dari program ini, dan rutin dilaksanakan setiap bulan.
Menurut Otih, kegiatan PMO memiliki tujuan untuk mengevaluasi, merefleksi, mendiskusikan, dan mengawal kegiatan sekolah penggerak, terutama dalam konteks pembelajaran berbasis proyek. PMO membahas aspek-aspek penting seperti pembelajaran terdiferensiasi, Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dan disiplin positif. Dengan adanya kegiatan ini, sekolah dan guru dapat melaksanakan kurikulum merdeka yang berpusat pada peserta didik, menciptakan lingkungan belajar yang aman, dan membuat fasilitas sekolah menjadi lengkap dan nyaman.
Sementara itu, kegiatan lokakarya guru penggerak merupakan salah satu bagian dari Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP). Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menciptakan guru yang mampu menjadi pemimpin pembelajaran dan menggerakkan ekosistem pendidikan yang lebih baik di sekolah dan komunitasnya. Program PPGP mencakup pendampingan konsultatif dan asimetris, penguatan sumber daya manusia di sekolah, serta pembelajaran dengan paradigma baru dan digitalisasi sekolah.
Dengan implementasi Program Sekolah Penggerak dan kegiatan PMO serta lokakarya guru penggerak, SMPN 1 Kibin terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan memberikan pelayanan terbaik kepada siswa-siswi serta orang tua, sehingga semua pihak dapat merasa bangga terhadap prestasi dan kemajuan pendidikan di sekolah ini.
Penulis : mur
Editor : dam









