SERANG | TR.CO.ID
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menunjuk pejabat pusat untuk menjabat sebagai penjabat di beberapa daerah kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
Langkah ini mengikuti sebelumnya saat Kemendagri menunjuk pejabat pusat untuk jabatan Pj Bupati Tangerang, Pj Bupati Lebak, dan sekarang Pj Walikota Serang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meskipun tiga nama pejabat lokal sebelumnya disodorkan oleh DPRD Kota Serang, namun ketiganya tidak terpilih. Nama-nama tersebut antara lain Deden Apriandhi Hartawan yang kini menjabat sebagai Sekretaris DPRD Banten, Ahmad Nuri sebagai Sekretaris DPRD Kota Serang, dan Sekda Kota Serang, Nanang Syaefudin.
Pelantikan Pj Walikota Serang di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug Kota Serang, telah dilaksanakan dan Yedi Rahmat resmi menjabat sebagai Pj Walikota Serang.
Sebelumnya, Yedi Rahmat menjabat sebagai Asisten Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat pada Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP).
Dengan penunjukkan Yedi Rahmat, ini menjadi tiga Pj kepala daerah yang dijabat oleh pejabat pusat, yaitu Pj Bupati Tangerang, Andi Ony Prihartono, dan Pj Bupati Lebak, Iwan Kurniawan.
Di lokasi pelantikan Pj Walikota Serang, terlihat sejumlah pejabat dari Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Serang telah berdatangan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang.
Penunjukan pejabat pusat sebagai penjabat di daerah kabupaten dan kota di Banten menunjukkan strategi Kemendagri dalam memastikan jalannya pemerintahan di tingkat lokal, meskipun hal ini juga menuai beragam tanggapan dari kalangan masyarakat dan pemerintahan setempat.
Sementara, di pintu keluar kantor Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas) menolak penunjukan Yedi Rahmat sebagai Pejabat Walikota Serang.
Ali Rahman, Wakil Ketua Umum Hamas mengaku khawatir jabatan orang nomor di ibukota Provinsi Banten dijabat oleh bukan putra daerah. Padahal DPRD setempat mengusulkan tiga nama sebagai pengganti Pj Walikota Serang.
Ditegaskan, jika jabatan Walikota Kota Serang dipimpin putra daerah dinilai sudah memahami kultur dan budaya setempat, termasuk mengetahui persoalan yang ada di Kota Serang.
Artinya orang Serang sendiri tahu masalahnya, kalau bukan orang sendiri kita juga gak tahu, katanya, Selasa, (5/12/2023).
Untuk itu, Hamas memberikan peringatan keras jika Pj tidak menjalankan tugasnya dengan baik dan melenceng dari program yang telah ditentukan oleh walikota sebelumnya.
Hamas juga merasa khawatir terhadap sosok yang dipimpin oleh kalangan pejabat dari Kemendagri, apalagi jelang pesta demokrasi.
Penulis : hed/ka6
Editor : ris









