SERANG | TR.CO.ID
Sebagai upaya menciptakan media komunikasi yang efektif bagi masyarakat. Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) melakukan optimalisasi peran penyiaran televisi sebagai sebuah kolaborasi dalam pembangunan.
“Pada dasarnya banyak media yang bisa kita gunakan untuk saling berkomunikasi, kita akan mengoptimalkan media televisi sebagai komunikasi pembangunan daerah melalui digital yang mengusung konten lokal dan sekiranya mudah dipahami masyarakat,” kata Plt Kadis Kominfo SP Nana Suryana, baru-baru ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, pembangunan yang dikemas melalui penyiaran televisi ini diharapkan mampu membantu pencapaian taerget daerah. Ia menyebutkan, hal tersebut akan dikolaborasikan dengan berbagai stakeholder yang berfokus pada permasalahan di Provinsi Banten itu sendiri.
“Permasalahan di daerah masing-masing ini bisa kita ketahui melalui konten lokal yang sangat penting karena menjadi hak masyarakat. Televisi ini tidak hanya menyiarkan konten nasional saja nantinya,” sambungnya.
Dalam penyampaian konten lokal tersebut, Nana menyebutkan ada beberapa tema penting yang bisa diangkat. Tema tersebut merupakan tugas mandatory dari Provinsi Banten itu sendiri diantaranya Pemilu 2024, pengendalian inflasi, penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, kampanye antikorupsi dan standar pelayanan publik.
“Tentunya apa yang kita siarkan melalui konten lokal ini sudah memenuhi porsi konten yang disampaikan dalam strategi komunikasi oleh Pemprov Banten,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Ubaidillah menyampaikan, sangat mendukung dengan adanya kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini secara langsung menambah konsentrasi digital di lembaga pemerintahan.
Penulis : BN
Editor : ris
Sumber Berita : Banten news.com









