TANGERANG | TR.CO.ID
Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang bersama dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana) baru-baru ini menggelar Apel Siaga Bencana di Kantor Dinsos Kota Tangerang.
Acara tersebut diikuti oleh seluruh pegawai Dinsos Kota Tangerang serta sejumlah personel Tagana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Apel Siaga Bencana tidak hanya menjadi wadah untuk mengevaluasi kesiapan dan sarana prasarana penanganan bencana, tetapi juga sebagai langkah konkret untuk memperkuat koordinasi antara Dinsos dan Tagana. Menurut Kepala Dinsos Kota Tangerang, Mulyani, kegiatan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi perubahan iklim yang tidak terduga.
“Kami memiliki kekuatan sumber daya manusia sebanyak 141 personel Tagana dan 80 petugas Dinsos. Selain itu, kelengkapan dapur umum dan stok logistik perbantuan telah kami cek, semuanya dalam kondisi siap pakai, termasuk kendaraan rescue,” ungkap Mulyani.
Mulyani juga menegaskan bahwa gudang logistik telah dipastikan tersedia dengan berbagai peralatan dan kebutuhan penting, seperti selimut, handuk, air mineral, mie instan, dan banyak lagi.
“Dinsos dan Tagana berkolaborasi sebagai satu kesatuan, fokus pada bantuan logistik dalam program penanganan bencana. Hari ini, kami memastikan stok logistik siap untuk membantu korban bencana, baik saat darurat maupun setelah bencana terjadi, kapan saja diperlukan,” tegasnya.
Tidak hanya itu, Dinsos Kota Tangerang juga menerapkan tugas piket 24 jam dalam kesiap-siagaan menghadapi bencana sebagai langkah antisipasi. Mulyani mendorong partisipasi aktif masyarakat Kota Tangerang dalam upaya mitigasi atau antisipasi bencana yang sering terjadi saat musim penghujan, seperti banjir dan pohon tumbang.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berkolaborasi dalam upaya mitigasi dan antisipasi bencana, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, mengamankan dokumen penting, hingga menyimpan nomor-nomor penting untuk pertolongan darurat,” tandasnya.
Penulis : adv
Editor : ris









