Pemprov Berupaya Kendalikan Harga Cabe dan Bawang, Menjelang Nataru

Selasa, 26 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG | TR.CO.ID

Mendekati perayaan Nataru, Provinsi Banten tengah melaksanakan serangkaian langkah strategis guna mengendalikan inflasi, terutama dalam menangani fluktuasi harga cabe yang selalu menjadi perhatian utama masyarakat.

Inisiatif panen dan tanam menjadi salah satu langkah penting pemerintah dalam menjamin ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok, terutama cabe yang memiliki peran sentral dalam kuliner Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui panen se-Banten yang melibatkan 12 hektar lahan dan tambahan 1 hektar di kawasan Baros, pemerintah menunjukkan komitmen nyata dalam menghadapi permasalahan fluktuasi harga cabe.

Tindakan ini diikuti dengan inspeksi ke Pasar Rau, di mana tercatat penurunan harga cabe, walaupun bawang masih menunjukkan ketidakstabilan harga.

Agus M Tauchid, kepala dinas pertanian dan peternakan Provinsi Banten, memberikan penekanan penting mengenai inflasi harga cabai saat ini. Beliau juga mendorong masyarakat, terutama ibu rumah tangga, untuk menanam cabai di pekarangan rumah sebagai solusi mandiri agar tidak terlalu bergantung pada kebutuhan cabai di pasar.

Baca Juga:  Warga Perumahan Kotabumi 2 Bergerak Cegah DBD dengan Fogging

“Dukungan terhadap inisiatif ini adalah langkah strategis yang kami tawarkan untuk mendukung arahan dari Pak PJ Gubernur,” ungkap Agus M Tauchid, akhir pekan lalu.

Dengan populasi Provinsi Banten yang mencapai 12.251.985 jiwa, pendekatan ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam menanggulangi keterbatasan stok cabai dan bawang, memastikan Banten terbebas dari inflasi.

Dalam menghitung kebutuhan konsumsi per kapita, ditemukan bahwa kebutuhan konsumsi cabai besar per kapita/tahun adalah 3,74 Kg, cabai rawit 2,34 Kg, dan bawang merah 1,92 Kg. Namun, produksi cabai dan bawang merah di Provinsi Banten masih terbatas karena luasan areal budidaya yang sejalan dengan kemampuan modal petani.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Minta BTN Tuntaskan Backlog

Meski program dan kegiatan pengembangan kawasan telah didukung melalui APBN dan ABPD, dukungan ini masih terbatas, rata-rata hanya mencapai 9% hingga 15% dari target luas tanam/panen. Oleh karena itu, langkah-langkah lebih lanjut diperlukan guna meningkatkan produksi dan ketersediaan cabe serta bawang merah di Provinsi Banten.

Menjelang perayaan Nataru, pemerintah Provinsi Banten memberikan jaminan bahwa stok bahan pokok, terutama cabe dan bawang, akan cukup tersedia. Hal ini memberikan kepastian kepada masyarakat dalam merayakan momen berharga ini tanpa perlu khawatir akan ketersediaan bahan pokok yang dibutuhkan.

Penulis : hed

Editor : dam

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Perkuat Kompetensi Kehumasan OPD Lewat Pelatihan Konten Digital
Job Fair Kota Tangerang 2026 Dibuka, Sediakan 15 Ribu Lowongan Kerja
Kota Tangerang Bidik Juara Umum Pepaperda IX Banten, Maryono Optimistis Pertahankan Dominasi
Pemkot Tangerang Siapkan 79 SMP dan MTs Swasta Gratis, Pastikan Seluruh Anak Tetap Bersekolah
Perluas Keltana, Pemkot Tangerang Perkuat Budaya Siaga Bencana di Masyarakat
Nilai Inovasi Daerah Terus Naik, Kota Tangerang Mantapkan Langkah Menuju Kota Paling Inovatif
Gerai Samsat Cipondoh Resmi Beroperasi, Permudah Layanan Administrasi Kendaraan Warga
Pemkot Tangerang Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, PPID Didorong Adaptif dengan Regulasi Baru
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:17 WIB

Pemkot Tangerang Perkuat Kompetensi Kehumasan OPD Lewat Pelatihan Konten Digital

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:45 WIB

Job Fair Kota Tangerang 2026 Dibuka, Sediakan 15 Ribu Lowongan Kerja

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:39 WIB

Kota Tangerang Bidik Juara Umum Pepaperda IX Banten, Maryono Optimistis Pertahankan Dominasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Tangerang Siapkan 79 SMP dan MTs Swasta Gratis, Pastikan Seluruh Anak Tetap Bersekolah

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:16 WIB

Perluas Keltana, Pemkot Tangerang Perkuat Budaya Siaga Bencana di Masyarakat

Berita Terbaru