LEBAK | TR.CO.ID
Kunjungan ke Museum Multatuli yang terletak di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, mencatat lonjakan signifikan selama musim libur sekolah. Data terbaru menunjukkan bahwa sebanyak 3.418 orang telah mengunjungi museum ini sepanjang bulan Desember 2023.
Menurut Kepala UPT Museum Multatuli Rangkasbitung, Ubaidillah Muchtar, kebanyakan pengunjung yang datang masih berasal dari wilayah Banten karena akses transportasi yang memudahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Meningkatnya jumlah kunjungan ini menandakan minat masyarakat terhadap sejarah. Hampir setiap hari selama libur sekolah, pengunjung ramai datang ke museum untuk menikmati koleksi benda cagar budaya, termasuk patung-patung Multatuli, Saidja, dan Adinda yang terkenal,” ungkapnya, Kamis (28/12/2023).
Dirinya menekankan bahwa Museum Multatuli memiliki daya tarik yang unik dibandingkan dengan museum-museum lain di Indonesia. Oleh karena itu, tidak hanya pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia yang tertarik, namun juga wisatawan umum.
“Kunjungan bukan sekadar melihat koleksi museum tetapi juga untuk memahami sejarah Kabupaten Lebak,” jelasnya.
Tak hanya sebagai tempat belajar sejarah, Museum Multatuli juga menjadi lokasi favorit untuk berfoto bersama beberapa patung yang berada di halaman museum.
“Ada banyak pengunjung yang senang berfoto di halaman museum, menambah kesan berkesan selama kunjungan mereka,” tambahnya.
Salah seorang pengunjung, Nurhasanah, menyatakan kesengajaannya membawa anak-anak berlibur ke Museum Multatuli. “Dekat dari tempat tinggal, tiket masuk terjangkau, dan ini kesempatan bagus untuk mengenalkan sejarah Kabupaten Lebak kepada anak-anak,” ujarnya.
Kunjungan yang meningkat ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap pengetahuan sejarah semakin bertumbuh, sementara Museum Multatuli menjadi destinasi menarik untuk mengeksplorasi dan memahami warisan budaya di Kabupaten Lebak.
Penulis : jat/BN
Editor : ris









