Pj Gubernur Gelar Rakor dengan Apdesi Banten

Senin, 22 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG | TR.CO.ID

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Provinsi Banten di Ruang Rapat Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, pada Jumat (19/1/2024).

Salah satu poin utama dalam rakor ini adalah membahas petunjuk teknis penggunaan Bantuan Keuangan (Bankeu) dana Desa, yang pada tahun ini disediakan sebesar Rp100 juta untuk setiap Desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Al Muktabar mengungkapkan keinginannya agar penggunaan Bankeu Desa lebih optimal pada tahun 2024.

“Jadi benar-benar satu tahun. Sehingga mereka bisa lebih maksimal. Kalau tahun kemarin kan mulainya di pertengahan, jadi agak sempit waktunya,” ujarnya.

Baca Juga:  Ketua KNPI: Soma Atmaja Cocok Jabat Sekda

Penggunaan Bankeu Desa pada tahun ini tetap memiliki beberapa prioritas, termasuk kegiatan yang bersifat layanan dasar atau wajib dilaksanakan. Pj Gubernur menjelaskan, “Seperti kegiatan dukungan penanganan stunting, peningkatan sarana prasarana kesehatan, membuat jamban keluarga sampai peningkatan kapasitas Kepala Desa dan perangkatnya.”

Selain itu, ada juga opsi lain yang bisa dilaksanakan dengan dukungan Bankeu, seperti pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pj Gubernur menegaskan bahwa ini adalah prinsip dasar untuk memberikan kebebasan kepada Desa dalam menentukan agenda kerjanya.

Baca Juga:  Pj Gubernur Banten Al Muktabar Turut Melepas Keberangkatan Wapres Ma'ruf Amin ke Selandia Baru

Sementara itu, Ketua Apdesi Provinsi Banten, Uhadi, mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan Al Muktabar kepada para aparatur Desa. Menurutnya, alokasi pembiayaan yang dibahas merupakan hasil kesepakatan bersama antara Apdesi dan Pemerintah Provinsi Banten.

“Pelayanan dasar, Kesehatan, jamban keluarga serta peningkatan kapasitas yang sudah dianggap wajib,” tambahnya.

Rakor ini tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga menjadi wadah dialog antara Pemerintah Provinsi Banten dan para pemangku kepentingan Desa, memastikan bahwa penggunaan dana Desa sesuai dengan kebutuhan riil Desa dan membawa dampak positif bagi masyarakat. (hed/ris)

Berita Terkait

Dua Aplikasi di Luncurkan , Disdik Kota Tangerang Perkuat Mutu Pendidikan
Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol
Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital
Perempuan 19 Tahun Tewas dalam Kebakaran Bengkel
Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif
Pendaftaran Lomba Pramuka Cinta Masjid Kota Tangerang Dibuka
Pemkot Tangerang Siapkan Crossing Drainase di Akses Bandara Soetta
Paramount Hadir untuk Masyarakat di Momen Idul Adha
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:36 WIB

Dua Aplikasi di Luncurkan , Disdik Kota Tangerang Perkuat Mutu Pendidikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:30 WIB

Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:27 WIB

Perempuan 19 Tahun Tewas dalam Kebakaran Bengkel

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:46 WIB

Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:35 WIB

Pendaftaran Lomba Pramuka Cinta Masjid Kota Tangerang Dibuka

Berita Terbaru

Bola

Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:32 WIB

Daerah

Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:30 WIB