SERANG | TR.CO.ID
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sejumlah indikator strategis pembangunan Kabupaten Serang menunjukkan perkembangan positif. Data BPS ini menjadi acuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dalam perencanaan dan evaluasi program pembangunan.
Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, menyatakan bahwa fokus Pemkab Serang adalah pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Data survei BPS menunjukkan penurunan tingkat pengangguran dari 10,61 persen pada tahun 2022 menjadi 9,94 persen pada Agustus 2023.
“Tingkat kemiskinan juga turun dari 4,96 persen menjadi 4,85 persen, menempatkan Kabupaten Serang sebagai yang terendah ketiga di Provinsi Banten,” katanya, Senin (29/1/1024)..
Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Serang yang sempat terkontraksi akibat pandemi COVID-19 kini mengalami peningkatan tajam, mencapai 5,04 persen pada tahun 2022. Selain itu, IPM juga meningkat signifikan, mencapai 72,63 poin pada tahun 2023, masuk dalam kelompok IPM Tinggi. Meskipun demikian, Bupati Tatu menekankan perlunya evaluasi lebih lanjut, terutama terkait pengangguran di kalangan lulusan sarjana, SMA, dan SMK. Evaluasi juga perlu dilakukan pada program pengentasan kemiskinan untuk memastikan bahwa pendekatan dapat mencakup masyarakat yang mengalami kemiskinan ekstrem. Selain itu, pendapatan per kapita masyarakat perlu ditingkatkan di tingkat nelayan dan petani. Evaluasi ini diharapkan dapat memperbaiki program pembangunan dan menghadapi tantangan yang masih ada.
Penulis : hed
Editor : ris









