TANGERANG | TR.CO.ID
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang resmi meluncurkan sistem informasi Pay On Pride untuk merekonsiliasi data penerimaan pajak dan retribusi sekaligus melakukan pengawasan terhadap transaksi.
Pay On Pride merupakan aplikasi berbasis Website terbaru yang diluncurkan Bapenda Kabupaten Tangerang berikut launching QRIS dan Virtual Account (VA).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pay On Pride itu sendiri merupakan kepanjangan arti dari Pelaporan Pembayaran Online Pajak dan Retribusi Daerah sebagai media yang digunakan oleh petugas pajak daerah untuk melakukan rekonsiliasi data penerimaan pajak dan retribusi secara real time dengan BJB serta pengawasan terhadap seluruh transaksi penerimaan asli daerah.
Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang Dr. H. Slamet Budi mengtakan Pesatnya laju perkembangan dan pertumbuhan era digitalisasi saat ini, pihaknya sebagai aparatur pemerintah untuk bisa terus melakukan berbagai macam terobosan dan inovasi untuk layanan publik kepada masyarakat.
“Tentunya kami ucapkan terima kasih kepada seluruh tim di Bapenda yang telah membuat sebuah aksi perubahan yang dapat diimplementasikan yaitu Sistem Informasi Pay On Pride dan juga merealisasikan QRIS dan Virtual Account,” ungkapnya dikutip Wartawan, Senin (4/12/23).
Selamet Budi juga menjelaskan, sistem Pay On Pride dan juga launching QRIS dan Virtual Account merupakan salah satu dari sekian banyak aksi nyata dari perluasan digitalisasi daerah yang memang harus dilakukan demi wujudkan Kabupaten Tangerang yang inovatif.
“Jadi tidak ada alasan lagi bahwa bayar pajak di Kabupaten Tangerang susah, karena dari minimarket bisa, dari bank bisa, dari ATM bisa, dari e-Commerce bisa, dari e-Wallet bisa, bahkan sekarang ini melalui QRIS dan juga virtual account,” bebernya.
Kata dia, Pay On Pride dan launching QRIS dan Virtual Account tersebut memberikan kemudahan kepada para wajib pajak dan wajib retribusi melalui kanal digital baru.
“Tim percepatan digitalisasi daerah memiliki tugas mendorong inovasi dan mempercepat serta memperluas pelaksanaan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah,” tuturnya.
“Berdasarkan laporan asesmen Bank Indonesia pada semester 1 tahun 2023, indeks elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang berada di angka 100%, dan itu yang tertinggi di Banten,” tukasnya.
Penulis : fj
Editor : dam









