JAKARTA | TR.CO.ID
Inter Milan, yang saat ini menduduki puncak klasemen Liga Italia, mengalami malam yang pahit setelah tersingkir dari ajang Piala Italia melalui kekalahan 1-2 oleh tim tamu, Bologna.
Pertandingan yang berlangsung hingga babak tambahan di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Kamis (21/12/2023) dini hari WIB, menyajikan drama dan kejutan besar bagi para penggemar sepak bola.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pertandingan ketat ini, kedua tim sama-sama gagal mencetak gol selama waktu normal, yang mengakibatkan pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan untuk menentukan pemenangnya.
Awal babak tambahan menyaksikan Inter Milan membuka keunggulan melalui gol yang dicetak oleh Carlos Augusto. Namun, Bologna tak tinggal diam dan dengan cepat memberikan respons melalui gol-gol gemilang dari Sam Beukeuma dan Dan Ndoye.
Kekalahan ini mengakhiri harapan Inter untuk mempertahankan gelar Piala Italia yang mereka raih musim sebelumnya dengan mengalahkan Fiorentina di final.
Meskipun Inter secara statistik mendominasi pertandingan dengan 57 persen penguasaan bola dan 26 tendangan, termasuk enam tendangan tepat sasaran, Bologna mampu menunjukkan efektivitasnya yang luar biasa.
Inter memulai pertandingan dengan inisiatif menyerang, menciptakan beberapa peluang melalui Kristjan Asslani dan Davy Klassen, namun usaha mereka digagalkan oleh penampilan gemilang kiper Bologna, Federico Ravaglia.
Bologna juga memberikan ancaman serius melalui tendangan Giovanni Fabbian yang sayangnya hanya membentur tiang gawang. Penyelamatan luar biasa dari Ravaglia menggagalkan tendangan dari Davide Frattesi, sehingga skor tetap 0-0 hingga akhir babak pertama.
Di babak kedua, Inter mendapat peluang emas melalui tendangan penalti setelah VAR dipanggil. Namun, upaya Lautaro Martinez digagalkan oleh Ravaglia.
Ravaglia tampil brilian dengan menyelamatkan dua peluang berbahaya Inter di akhir babak kedua, memaksa pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan 2 x 15 menit.
Inter berhasil mencetak gol pertama pada babak tambahan melalui sundulan Carlos Augusto setelah sepak pojok dari Federico Dimarco, membuat skor menjadi 1-0 pada menit ke-92. Namun, Bologna tak menyerah dan berhasil mencetak dua gol dalam tempo empat menit pada menit ke-112 dan ke-116 melalui Sam Beukeuma dan Dan Ndoye.
Dengan hasil akhir 2-1 untuk keunggulan Bologna, mereka berhak melaju ke babak delapan besar Piala Italia dan akan menghadapi Fiorentina pada 18 Januari 2024 mendatang. Keberhasilan mereka mengalahkan pemuncak klasemen Liga Italia menandai kejutan besar dalam kompetisi ini, menunjukkan pesona sepak bola yang tak terduga.
Penulis : bs
Editor : ris









