Omzet Pedagang Seragam Sekolah Turun

Kamis, 4 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak | TR.CO.ID

Omzet pedagang seragam sekolah di sejumlah pasar di Kabupaten Lebak, menurun menjelang tahun ajaran 2024/2025 untuk tingkat SD, SMP/MTs dan SMA/SMK.

“Kami sejak sepekan terakhir ini omzet menurun sekitar 50 persen dibandingkan tahun lalu yang biasanya mencapai Rp10 juta, tetapi kini menjadi Rp5 juta per hari,” kata H Arwani, pedagang pakaian seragam di Pasar Rangkasbitung, Rabu (03/6/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurunnya omzet penjualan pakaian seragam itu, karena berbagai faktor antara lain adanya perdagangan dalam jaringan (daring) secara online juga pihak sekolah menyediakan pakaian seragam.

Baca Juga:  Pemda Lebak Salurkan Hibah 3,5 Miliar ke 199 Ponpes dan MDA

Pengalaman tahun -tahun lalu para pedagang pakaian seragam setiap menjelang tahun ajaran baru selalu ramai dipadati konsumen.

Namun, saat ini pembeli pakaian seragam tampak sepi dan menurun sehingga berdampak terhadap omzet penjualan.

“Kami menyediakan pakaian seragam mulai SD sampai SMA hingga kini masih banyak di gudang,” kata H Arwani.

Begitu juga pedagang lainnya, Opik mengaku dirinya sudah menyediakan pakaian seragam sekolah setelah Lebaran Idul Adha 2024 untuk persiapan tahun ajaran baru.

Baca Juga:  KPU Cilegon Lantik 129 PPS Pilkada

Namun, selama ini, kata dia, permintaan kebutuhan pakaian seragam sekolah menurun drastis.

“Kami sekarang hanya menghasilkan omzet Rp5 juta dari tahun lalu Rp10 juta per hari akibat menurunnya pembeli pakaian seragam sekolah,”kata Opik.

Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag Lebak, Yani mengatakan penjualan pakaian seragam yang menurun dikarenakan masyarakat lebih memilih belanja melalui online. Selain itu, masyarakat Lebak saat ini sedang fokus PPDB. (Eem/jat/ris)

Berita Terkait

Disdik Kota Tangerang Pastikan SPMB 2026 Siap, Seleksi Prestasi Kini Pakai TKA
Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI
Puskesmas Turun ke Sekolah Jajanan Siswa Diperiksa
Jelang TKA 20 April, SDN Daan Mogot 3 Matangkan Persiapan Teknis dan Akademik
Pra-SPMB SD di Kota Tangerang Dibuka hingga 8 Juli 2026
Untirta Jatuhkan Sanksi DO Mahasiswa Kasus Perekaman Dosen
Berikut Dokumen Wajib dan Tahapan Pelaksanaan Pra SPMB SMP Kota Tangerang 2026
Pemkot Tangerang dan Pemprov Banten Pantau Harga Pangan, Sekaligus Layani Pembuatan NIB di Pasar Anyar
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI

Jumat, 17 April 2026 - 15:03 WIB

Puskesmas Turun ke Sekolah Jajanan Siswa Diperiksa

Jumat, 17 April 2026 - 14:37 WIB

Jelang TKA 20 April, SDN Daan Mogot 3 Matangkan Persiapan Teknis dan Akademik

Rabu, 15 April 2026 - 15:59 WIB

Pra-SPMB SD di Kota Tangerang Dibuka hingga 8 Juli 2026

Rabu, 15 April 2026 - 15:46 WIB

Untirta Jatuhkan Sanksi DO Mahasiswa Kasus Perekaman Dosen

Berita Terbaru