BPPW Banten Serah Terima Pasar Baros kepada Ratusan Pedagang

Rabu, 30 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG | TR.CO.ID

Balai Prasarana Permukiman Wilayah Banten (BPPWB) Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) lakukan serah terima dan sosialisasi Pemanfaatan Aset Pembangunan Pasar Baros Kabupaten Serang kepada ratusan pedagang.

Meskipun, sejak 16 Oktober 2024 sudah menempati lapak pasar dua lantai yang sudah selesai dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) dengan menelan Dana APBN sebesar Rp41 miliar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara simbolis, serah terima dilakukan oleh Direktur Prasarana Strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kemen PU, Essy Asiah, Staf Ahli Bupati Serang Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Zaldi Dhuhana, dan Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, Adang Rahmat.

Staf Ahli Bupati Serang Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Zaldi Dhuhana, mengatakan bahwa selain secara simbolis para pedagang menerima kunci Pasar Baros dari pihak yang membangun kepada pihak pemda sebagai user, juga ada sosialisasi terkait dengan fasilitas yang ada di Pasar Baros. Kemudian, hal-hal yang diharapkan bisa dilaksanakan bersama-sama dijaga seperti kebersihan, keamanan, dan juga terkait iuran operasional dan lain sebagainya.

Baca Juga:  Isi Gedung Baru, Satpol PP Bantu Para Pedagang

“Tapi alhamdulillah, pedagang dengan kesadaran bahwa Pasar Baros ini merupakan fasilitas dari pemerintah untuk kepentingan mereka sendiri, sehingga akhirnya secara mandiri mereka iuran untuk pengelolaan sampah, keamanan, dan lain sebagainya,” terangnya, dikutip Wartawan Selasa (29/10/24).

Dengan demikian, Zaldi berharap Pasar Baros yang dibangun dengan menelan Dana APBN sebesar Rp41 miliar tersebut bisa secara optimal memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk beberapa fasilitas di dalamnya seperti jalur untuk disabilitas, ruang kesehatan, ruang menyusui, dan fasilitas umum lainnya.

“Kita berharap Dinas Kesehatan bisa berpartisipasi secara berkala, ikut untuk memberikan pelayanan kesehatan khususnya kepada pedagang pasar yang pasti membutuhkan dalam proses mereka melakukan usahanya di sana,” ungkapnya.

Di sisi lain, Zaldi mengimbau para pedagang bisa menerapkan semua fasilitas termasuk proses penjualan secara optimal dan jangan sampai nanti ada pedagang kaki lima di areal parkir seperti sebelumnya.

Baca Juga:  Jalan Ciledug Raya Banjir, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

“Tentunya akan membuat pasar menjadi kumuh, dan juga kelihatan tidak profesional, tidak tertib, tidak teratur,” tandasnya.

Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang, Adang Rahmat, mengatakan bahwa para pedagang Pasar Baros sudah menempati kurang lebih dua pekan ke belakang. Menurutnya, para pedagang sangat antusias untuk menempati Pasar Baros yang baru setelah 2 tahun menempati pasar sementara.

“Alhamdulillah, mereka sudah mulai jualan, dan para pengunjung yang belanja pun dinilai cukup meningkat di sana,” ucapnya.

Adapun untuk jumlah kios Pedagang Pasar Baros, sebut Adang, ada sekitar 345 pedagang. Adang memastikan tidak ada biaya sewa untuk menempati kios, hanya saja dikenakan iuran untuk biaya keamanan dan pengambilan sampah yang ditentukan atau disepakati oleh para pedagang itu sendiri.

“Jadi untuk saat ini memberikan sosialisasi kepada para pedagang agar merawat karena akan diresmikan oleh Pak Presiden atau oleh Menteri nantinya. Untuk peresmian, informasinya mungkin akhir bulan November rencana jadwalnya,” pungkasnya. (hed/mas/dam)

Berita Terkait

PT INDAH KIAT PULP & PAPER TBK. TANGERANG MILL PERKUAT KOMITMEN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK MELALUI INOVASI BIOPORI DAN TEBA
Pers Harus Dekat dengan Rakyat, Sekjen Forum Pimred: Perkuat Literasi Jurnalistik untuk Tangkal Hoaks
Bina Generasi Tertib Lalu Lintas, Polres Metro Tangerang Kota Borong Prestasi di Ajang PKS dan Pocil
Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak
Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja
Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup
DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi
Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:45 WIB

PT INDAH KIAT PULP & PAPER TBK. TANGERANG MILL PERKUAT KOMITMEN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK MELALUI INOVASI BIOPORI DAN TEBA

Senin, 20 Juli 2026 - 13:37 WIB

Pers Harus Dekat dengan Rakyat, Sekjen Forum Pimred: Perkuat Literasi Jurnalistik untuk Tangkal Hoaks

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:09 WIB

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:07 WIB

Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup

Berita Terbaru