Bupati Letakkan Batu Pertama Pembangunan Permukiman Nelayan di Tanjung Anom

Kamis, 6 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. TANGERANG | TR.CO.ID

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan permukiman nelayan di Kampung Tanjung Kait, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Rabu (5/3/2025). Program ini bertujuan untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat nelayan dengan membangun 110 unit rumah yang dilengkapi fasilitas dasar seperti air bersih, sanitasi, serta tempat tinggal yang aman.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan yang memiliki peran strategis dalam ketahanan pangan dan ekonomi daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk para nelayan. Diharapkan pembangunan ini dapat meningkatkan akses terhadap fasilitas umum yang lebih baik dan membawa dampak positif bagi peningkatan taraf hidup masyarakat nelayan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Pembangunan permukiman nelayan ini merupakan bagian dari program revitalisasi Kampung Tanjung Kait, yang tidak hanya berfokus pada penyediaan hunian, tetapi juga bertujuan memperkuat perekonomian lokal melalui pengembangan sektor perikanan dan pariwisata.

Baca Juga:  BPBD Kota Tangerang Bagikan Tips Mudik Tenang Tinggalkan Rumah di Musim Penghujan

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi kerja sama berbagai pihak yang turut mendukung proyek ini. “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para kepala dinas, Habitat for Humanity Indonesia, Camat, Dansat Radar, Kapolsek, Danramil, kepala desa, masyarakat setempat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proyek ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa pembangunan ini tidak hanya sebatas infrastruktur fisik, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi landasan utama dalam berbagai program pemerintah daerah.

“Semoga ini bisa menjadi contoh bagi program-program lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan dari Habitat for Humanity Indonesia, Arwin Sulaksono, menyampaikan bahwa proyek pembangunan rumah bagi 110 keluarga nelayan di kawasan Tanjung Anom ini bertujuan memberikan akses terhadap hunian layak bagi warga yang selama ini tinggal dalam kondisi kurang memadai.

Ia menjelaskan bahwa rumah yang dibangun memiliki desain sederhana namun fungsional, terdiri dari satu ruang tamu, dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, dan teras. Selain itu, rumah tersebut dirancang agar tahan terhadap potensi bencana seperti gempa dan cuaca ekstrem.

Baca Juga:  Usai Forbiscab Muscab Segera Digelar, Siapa Calon Kuat Ketum BPC HIPMI Tangerang ?

“Proses pembangunan rumah ini diharapkan selesai dalam waktu enam bulan ke depan. Kami sudah memulai dengan peletakan batu pertama dan pembersihan lahan,” kata Arwin.

Habitat for Humanity Indonesia juga mendorong partisipasi warga dalam proses pembangunan. Bagi warga yang memiliki keterampilan membangun, mereka didorong untuk berkontribusi secara mandiri, sementara bagi yang belum memiliki keterampilan akan diberikan pelatihan.

Pelatihan tidak hanya ditujukan bagi pemilik rumah, tetapi juga bagi tukang-tukang lokal agar pembangunan dilakukan dengan standar yang baik dan tahan lama. “Ini bertujuan untuk menghindari pembangunan yang asal-asalan dan rentan terhadap kerusakan atau bencana,” tambahnya.

Dengan adanya program ini, diharapkan kesejahteraan nelayan dapat meningkat dan kawasan pesisir di Kabupaten Tangerang semakin berkembang menjadi lingkungan yang lebih baik serta berdaya saing tinggi.
(dam/ris)

Berita Terkait

Tak Lolos SD Negeri, Anak di Kota Tangerang Tetap Bisa Sekolah Gratis di Puluhan SD dan MI Swasta
Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Keluhan Warga Lewat Evaluasi Kewilayahan
BPBD Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perubahan Cuaca, Hujan Ringan Masih Berpotensi Terjadi
Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027
Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan Akses Jalan RSUD Kota Tangerang
Maryono Minta ASN Kota Tangerang Gaspol Tingkatkan Kinerja di Semester II 2026
Pemkot Tangerang Matangkan Penataan Jalan Kiasnawi, Fokus Atasi Macet dan Dongkrak Wisata
Sachrudin Pastikan Pemkot Tangerang Kawal Sensus Ekonomi 2026 Hingga Tingkat RT/RW
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 16:20 WIB

Tak Lolos SD Negeri, Anak di Kota Tangerang Tetap Bisa Sekolah Gratis di Puluhan SD dan MI Swasta

Senin, 15 Juni 2026 - 16:16 WIB

Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Keluhan Warga Lewat Evaluasi Kewilayahan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:18 WIB

BPBD Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perubahan Cuaca, Hujan Ringan Masih Berpotensi Terjadi

Senin, 15 Juni 2026 - 14:15 WIB

Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027

Senin, 15 Juni 2026 - 14:12 WIB

Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan Akses Jalan RSUD Kota Tangerang

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027

Senin, 15 Jun 2026 - 14:15 WIB