Bupati Minta Camat, Puskesmas, Kades Himpun Validitas Data Balita Kurang Gizi

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyied meminta kepada seluruh camat, Puskesmas, Kepala Desa dan Luruh untuk mendata seluruh balita yang mengalami masalah gizi di wilayahnya masing-masing. Hal tersebut diugkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat membuka acara Diseminasi Hasil Surveilans Gizi yang digelar di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (16/12/25).

“Saya minta bantuan kepada para Camat, Kepala Desa, RT/RW, dan Puskesmas/Kader untuk bersama-sama segera mengumpulkan data balita. Batas waktu data harus sudah siap di Puskesmas paling lambat 2 Januari, dimulai dari besok,” pinta Bupati Maesyal Rasyid.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, validitas data balita sangat penting untuk menentukan langkah-langkah intervensi yang harus diambil selanjutnya dan memadukannya dengan program penanganan stunting yang ada di setiap perangkat daerah terkait

“Tujuannya adalah mendapatkan data balita yang gizi kurang , kemudian dipilah, mana bayi yang akan mendapatkan pelayanan rutin dan mana bayi yang akan ditangani secara khusus dalam upaya pencegahan stunting,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Tangerang Tinjau dan Monitoring Banjir di Mekar Baru

Lanjut dia, penanganan stunting tidak hanya melibatkan perangkat daerah tetapi harus melibatkan pihak lainnya seperti PKK, Dharma Wanita dan komunitas masyarakat.

“Penanganan stunting ini tidak hanya sekitar 12 OPD seperti sebelumnya. PKK, Dharma Wanita, swasta dan elemen masyarakat lainnya harus terus ditingkatkan peran sertanya dalam menangani masalah stunting sesuai dengan peraturan perundangan yang baru,” serunya.

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih kepada OPD, Puskesmas, Camat, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam rangka percepatan penurunan Stunting di Kab. Tangerang

“Terima kasih atas usaha yang telah dilakukan kepada Dinas Kesehatan, OPD terkait, para camat, kepala Puskesmas sehingga terjadi penurunan stunting sebesar 2.4%. Tingkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menurunkan stunting serta penyakit lainnya,” ucapnya

Pihaknya juga menghimbau kepada para camat, kepala Puskesmas dan para kepala OPD untuk bersiap siaga melayani masyarakat menjelang dan pasca Natal dan tahun baru

Baca Juga:  Disdukcapil Proyeksikan Cetak E-KTP Mandiri di Kecamatan

“Saya minta kepada para camat dan pimpinan Puskesmas untuk tetap berada di wilayah masing-masing menjelang Natal dan Tahun Baru,” pungkasnya

Semantara itu, Kepala Dinas Kesehatan, dr Hendra Tarmizi mengatakan bahwa upaya penanganan dan penanggulangan Stunting di Kab. Tangerang dilakukan secara terpadu dan kolaboratif.

“Secara umum upaya penurunan Stunting dilakukan secara terpadu dan kolaboratif. Pemeriksaan rutin dilakukan oleh Puskesmas. Intervensi berdasarkan risiko balita penderita stunting diurus dan diobati oleh Dinas Kesehatan. Intervensi spesifik dengan Pemberian Makanan Tambahan ditangani oleh Dinkes melalui PKK dan Kader Kesehatan Ibu dan Anak,” jelas Hendra

Lanjut dia, bagi balita berisiko stunting ditangani secara kolaboratif oleh berbagai pihak, dengan komando utama dari DPPKB (Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana), melibatkan Ibu-ibu PKK, Camat, dan pihak lain.

“Intervensi ini berfokus pada intervensi sensitif, misalnya jamban, masalah pekerjaan, kemiskinan,” imbuhnya.(hmi)

Berita Terkait

PT INDAH KIAT PULP & PAPER TBK. TANGERANG MILL PERKUAT KOMITMEN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK MELALUI INOVASI BIOPORI DAN TEBA
Bina Generasi Tertib Lalu Lintas, Polres Metro Tangerang Kota Borong Prestasi di Ajang PKS dan Pocil
Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak
Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja
Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup
DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi
Berburu Kuliner dan Belanja UMKM, Festival Cisadane 2026 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal
Pemkot Tangerang Alokasikan Rp1,038 Miliar untuk Bansos Mahasiswa, DPRD Dorong Kuota Penerima Ditambah
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:45 WIB

PT INDAH KIAT PULP & PAPER TBK. TANGERANG MILL PERKUAT KOMITMEN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK MELALUI INOVASI BIOPORI DAN TEBA

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:09 WIB

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Kota Layak Anak Lewat PATBM dan Fasilitas Ramah Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:07 WIB

Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI, Tekan Risiko Eksploitasi Tenaga Kerja

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

Bagi Hafidz, Sekolah Gratis Bukan Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpinya Tetap Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:07 WIB

DPMPTSP Kota Tangerang Perkuat Sinergi Lintas OPD untuk Mendorong Investasi

Berita Terbaru