
Tangerangraya.id | TANGERANG
Cuaca Ekstrem Picu Ruam Wajah, Ini Penjelasan Dokter
Isu kemarau dan cuaca panas belakangan ramai dibahas di media sosial. Selain suhu yang meningkat, banyak orang mulai mengeluhkan perubahan pada kulit wajah. Beberapa di antaranya mengalami ruam kemerahan, bercak, hingga pembengkakan setelah beraktivitas di luar ruangan atau saat suhu berubah drastis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi ini tidak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga menimbulkan rasa tidak nyaman. Lalu, apakah perubahan cuaca действительно bisa memengaruhi kondisi kulit wajah?
Cuaca Ekstrem Picu Reaksi Kulit
Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika di RS Sari Asih Cipondoh, dr. Fiola Yolanda, Sp.DVE, menjelaskan bahwa kulit menjadi organ paling rentan terhadap perubahan lingkungan.
Menurutnya, perubahan suhu yang drastis—misalnya dari dingin ke panas—dapat memicu reaksi hipersensitivitas. Kondisi ini sering muncul dalam bentuk dermatitis atau alergi kulit.
Selain itu, paparan alergen baru, udara kering, dan polusi juga dapat merusak lapisan pelindung kulit (skin barrier). Akibatnya, kulit lebih mudah mengalami iritasi dan peradangan.
Gejala Ruam Akibat Perubahan Cuaca
Gejala ruam akibat cuaca ekstrem dapat berbeda pada setiap orang. Namun, beberapa tanda yang paling sering muncul antara lain:
- Kemerahan (eritema) di area pipi, hidung, atau leher
- Biduran atau bentol disertai pembengkakan ringan
- Rasa gatal, perih, atau seperti terbakar
- Kulit kering hingga mengelupas
Gejala ini biasanya muncul setelah paparan cuaca ekstrem atau perubahan suhu secara tiba-tiba.
Cara Mencegah Iritasi Kulit
Untuk menjaga kulit tetap sehat, dr. Fiola menyarankan beberapa langkah sederhana. Pertama, gunakan pelembap secara rutin agar kulit tetap terhidrasi. Selain itu, aplikasikan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV.
Kemudian, pastikan tubuh mendapatkan asupan cairan yang cukup. Hidrasi dari dalam membantu menjaga elastisitas kulit. Hindari juga mandi dengan air terlalu panas karena dapat merusak minyak alami kulit.
Jika muncul ruam, sebaiknya hindari penggunaan salep tanpa resep dokter. Konsultasi medis diperlukan agar penanganan lebih tepat.
Waspadai Gejala Darurat
Dr. Fiola mengingatkan bahwa beberapa gejala memerlukan penanganan segera. Misalnya, jika ruam disertai pembengkakan pada mata atau bibir, atau muncul sesak napas.
Kondisi tersebut dapat menjadi tanda reaksi alergi berat yang membutuhkan penanganan medis cepat.
Bagi masyarakat Tangerang dan sekitarnya, layanan kesehatan di RS Sari Asih Cipondoh siap membantu menangani berbagai keluhan kulit agar tetap sehat di tengah perubahan cuaca ekstrem. (Will/dam)



