TANGERANG | TR.CO.ID
Dihantam hujan deras dan angin puting beliung pada Senin (27/11/23) mengakibatkan 114 rumah, 1 majlis taklim, 1 musala, 1 pondok pesantren di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang rusak serta beberapa pohon juga ikut roboh.
Supriadi salah satu warga desa Mekar Kondang mengatakan, bahwa hujan yang disertai angin puting beliung itu terjadi dengan tiba-tiba dan membuat atap rumahnya rusak berterbangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untung gak kena keluarga saya,” ujarnya.
Menurut Supriadi, saat kejadian dirinya bersama keluarganya sempat panik dan juga berusaha berlari mencari tempat berlindung agar aman.
“Warga yang lain juga pada panik,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Sukadiri Ahmad Hafid menjelaskan, kejadian angin puting beliung terjadi di Desa Mekar Kondang, Desa Kosambi, dan Desa Gintung.
“Sebanyak 23 dan 1 Pondok Pesantren Salafiyah Asyyifa di Desa Mekar Kondang menjadi terdampak terpaan angin puting beliung,” ungkapnya.
Selain Desa Mekar Kondang, kata dia, angin puting beliung juga menerpa 76 rumah dan 1 musala di Desa Kosambi, serta 16 rumah dan 1 majlis taklim di Desa Gintung.
“Alhamdulillah, kami dan pihak BPBD sudah mendata rumah terdampak dari sapuan angin puting beliung tadi,” imbuhnya.
Hafid menambahkan, kejadian angin puting beliung yang terjadi di tiga desa yang berada di wilayahnya memang mengagetkan warganya.
“Namun alhamdulillah, kejadian tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa,” tuturnya.
Atas sapuan angin puting beliung tersebut, sambung Hafid, mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir sekitar Rp.550.000.000.
“Insya Allah, esok hari BPBD Kabupaten Tangerang akan mendata ulang kembali kerusakan rumah dan tiga tempat ibadah tersebut,” tukasnya.
Penulis : ril
Editor : dam









