TANGERANG | TR.CO.ID
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang menerima kunjungan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) guna berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan kampanye publik, khususnya terkait optimalisasi penggunaan media sosial. Kunjungan tersebut berlangsung, Kamis (17/10/2024) di Ruang Rapat Asda II, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Rombongan BPOM yang dipimpin Ketua Tim Standardisasi Mutu Pangan Olahan BPOM, Yeni Restiani, datang dengan tujuan mempelajari sistem kerja pengelolaan media sosial yang telah diterapkan oleh Diskominfo Kota Tangerang. Mereka juga tertarik melihat berbagai platform media yang dikelola, seperti Koran Kota Benteng, LIVE Magazine, website tangerangkota.go.id, serta akun media sosial resmi seperti TikTok, Instagram @kotatangerang, dan @tangerangtv.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Yeni Restiani menyatakan kekagumannya atas profesionalisme yang ditunjukkan oleh tim Diskominfo Kota Tangerang. Saat baru datang, saya langsung disuguhkan tabloid Kota Benteng dan LIVE Magazine. Saya terkesan dengan kualitasnya. Setelah melihat pengelolaan media sosial, ternyata hasilnya juga luar biasa kreatif, ujar Yeni. Ia juga mengapresiasi kunjungannya ke ruang kerja tim kreatif Diskominfo Kota Tangerang dan studio Tangerang TV yang dikelola dengan standar profesional.
Selain itu, Yeni menyoroti peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang dibentuk oleh Diskominfo untuk menyebarluaskan informasi Pemkot Tangerang ke masyarakat dengan lebih efektif. “KIM menjadi corong penting dalam mendistribusikan informasi ke masyarakat yang lebih luas,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Diseminasi Informasi dan Kehumasan Publik (DIKP) Diskominfo Kota Tangerang, Ian Chavidz Rizqiullah, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman mengenai kampanye publik di berbagai platform. “Kami menjelaskan proses kerja dari pengelolaan media sosial, termasuk strategi branding yang telah kami terapkan di Pemkot Tangerang. Kami juga membagikan tips meningkatkan engagement rate di sosial media,” jelas Ian.
Saat ini, akun Instagram resmi @tangerangkota telah memiliki lebih dari 217 ribu pengikut, sementara @tangerangtv memiliki 114 ribu pengikut dan akun TikTok @tangerangtv memiliki 15 ribu pengikut. Selain itu, website resmi tangerangkota.go.id mempublikasikan rata-rata 250 berita setiap bulannya.
Diskominfo Kota Tangerang menyambut baik kerja sama dan diskusi untuk saling belajar mengenai peningkatan penyebaran informasi publik. “Kami membuka pintu bagi lembaga lain yang ingin berdiskusi lebih lanjut tentang strategi kampanye publik. Prosesnya cukup mudah, tinggal mengajukan surat resmi untuk menentukan waktu yang tepat,” tutup Ian. (ris/dam)









