TANGERANG | TR.CO.ID
Menjelang pelaksanaan Iduladha 1445 Hijriah, masyarakat di Kota Tangerang mulai berbondong-bondong membeli sapi dan kambing untuk keperluan ibadah kurban. Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk membeli hewan kurban di lapak-lapak yang memiliki tanda stiker resmi dari Pemkot Tangerang.
Kepala DKP Kota Tangerang, Muhdorun, menjelaskan bahwa lapak dengan stiker Pemkot Tangerang menandakan bahwa hewan yang dijual telah diperiksa oleh dokter hewan dari DKP Kota Tangerang. Pemeriksaan ini meliputi kesehatan hewan secara individu maupun kelompok, kelengkapan surat-surat legal, serta memastikan hewan tersebut cukup umur dan sesuai dengan syariat Islam. Selain itu, pemeriksaan juga mencakup kondisi pakan dan minuman yang tersedia di setiap lapak.
“Lapak dengan stiker Pemkot Tangerang dipastikan memperjualbelikan hewan kurban yang bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), antraks, maupun Lumpy Skin Disease (LSD). Jangan asal beli, harus menjadi pembeli cerdas untuk ibadah kurban yang lebih maksimal,” ungkap Muhdorun, Minggu (9/6/2024).
Pada Iduladha tahun ini, diperkirakan terdapat 251 lapak hewan kurban di Kota Tangerang. Jumlah hewan kurban yang tersedia meliputi lebih dari 8 ribu sapi, puluhan kerbau, 6 ribu kambing, dan 3 ribu domba. Hingga saat ini, pemeriksaan hewan-hewan tersebut dilakukan oleh delapan dokter hewan dari DKP Kota Tangerang dibantu oleh 30 dokter hewan lainnya.
“Sejauh ini, sudah 80 persen lapak hewan kurban di Kota Tangerang telah diperiksa oleh dokter hewan profesional. Pemeriksaan ini akan terus dimasifkan hingga hari terakhir menjelang Iduladha. DKP Kota Tangerang juga akan menyebar dokter hewan untuk memastikan keamanan hewan selama proses penyembelihan hingga pembagian kepada masyarakat,” tambahnya.
Dengan langkah ini, DKP Kota Tangerang berkomitmen untuk memastikan bahwa ibadah kurban dapat dilakukan dengan hewan yang sehat dan berkualitas, sehingga memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan. (cng/TR)









