DPKP Uji Sampel Anggur Shine Muscat di Ritel AEON Store Citra Raya

Kamis, 7 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, sebagai Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD), melaksanakan pengawasan post-market terhadap buah Anggur Shine Muscat di ritel AEON Store Citra Raya Kabupaten Tangerang.

Pengawasan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 9 Tahun 2024, yang merupakan perubahan atas Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2024 mengenai Pengawasan terhadap Pemenuhan Persyaratan Keamanan, Mutu, Gizi, Label, dan Iklan Pangan Segar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Ir. Asep Jatnika Sutrisno, menjelaskan bahwa tim OKKPD telah melaksanakan pengawasan pangan segar di AEON Store Citra Raya pada tanggal 1 November 2024.

Baca Juga:  Ditreskrimsus Polda Banten Tangkap 2 Tersangka Kasus Suap Proyek TPT Bronjong di Cilegon

Dari hasil pengawasan, sebanyak 6 sampel Anggur Shine Muscat telah diuji cepat secara kualitatif dengan parameter residu pestisida dan cemaran logam berat (timbal dan merkuri), dan seluruh sampel dinyatakan negatif.

“Hasil pengujian cepat ini telah disampaikan kepada Badan Pangan Nasional bersama dengan OKKPD dari berbagai kabupaten/kota dan provinsi di seluruh Indonesia. Sebanyak 90% dari sampel dinyatakan negatif pestisida, sementara 10% terdeteksi mengandung residu pestisida, namun masih di bawah ambang batas yang ditetapkan,” kata Asep, dikutip Wartawan, Rabu (6/11/24).

Baca Juga:  Badan Kesbangpol Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba Di Kalangan Pramuka

Lebih lanjut, berdasarkan pengujian laboratorium (kuantitatif) oleh Badan Pangan Nasional terhadap 240 jenis residu pestisida, tidak ditemukan residu yang melebihi ambang batas, termasuk senyawa pestisida chlorpyriphos dan endrin aldehyde, yang sebelumnya ditemukan di Thailand.

Meskipun hasil pengujian menunjukkan aman, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang tetap mengimbau para pelaku usaha dan masyarakat untuk menerapkan penanganan pangan yang baik, dengan memperhatikan sanitasi/higiene “from farm to fork”. Salah satunya adalah membiasakan mencuci buah dan sayur menggunakan air mengalir sebelum dikonsumsi. (fj/dam)

Berita Terkait

Terapi Radio Frekuensi, Solusi Minim Invasif Atasi Nyeri Lutut Akibat Pengapuran
BPBD Kota Tangerang Kerahkan Personel dan Armada Bantu Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin
Kadin Tangsel dan Disnaker Perkuat Kolaborasi, Dorong Peningkatan SDM dan Peluang Kerja
Pemkot Tangerang Perkuat Transformasi Digital Lewat Forum Komdigi APEKSI 2026
Usai Rakernas APEKSI, Sachrudin Tegaskan Program 3G Jadi Pilar Kota Tangerang yang Tangguh
Kontingen Kota Tangerang Curi Perhatian di Karnaval Budaya Nusantara APEKSI XVIII
Hadiri Doa Lintas Agama Hari Bhayangkara ke-80, Maryono Apresiasi Peran Polri Jaga Stabilitas Kota Tangerang
Teknologi RDF Kota Tangerang Jadi Perhatian di Forum Lingkungan Hidup APEKSI 2026
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:48 WIB

Terapi Radio Frekuensi, Solusi Minim Invasif Atasi Nyeri Lutut Akibat Pengapuran

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:12 WIB

BPBD Kota Tangerang Kerahkan Personel dan Armada Bantu Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:59 WIB

Kadin Tangsel dan Disnaker Perkuat Kolaborasi, Dorong Peningkatan SDM dan Peluang Kerja

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:55 WIB

Pemkot Tangerang Perkuat Transformasi Digital Lewat Forum Komdigi APEKSI 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:51 WIB

Usai Rakernas APEKSI, Sachrudin Tegaskan Program 3G Jadi Pilar Kota Tangerang yang Tangguh

Berita Terbaru