Duel Pelajar SMP di Sukabumi, 1 Orang tewas

Minggu, 11 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

BANDUNG | TR.CO.ID

Duel antarpelajar berujung tragis terjadi di Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, dimana seorang siswa berusia 17 tahun dengan inisial MRA dari Cisaat meninggal dunia setelah mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuhnya.

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Lebakmuncang, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh pada Jumat (9/2/2024) sekitar pukul 17.00 WIB. Duel tersebut diawali oleh kesepakatan atau perjanjian antara korban dan pelaku melalui platform media sosial Instagram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut KBO Satreskrim Polres Sukabumi Kota, Iptu Agus Israwan, korban MRA adalah seorang pelajar yang telah putus sekolah di tingkat SMP dan saat kejadian, ia berstatus sebagai peserta kelompok belajar. Peristiwa tragis ini bermula ketika korban dijemput oleh tiga temannya menggunakan sepeda motor.

Baca Juga:  Polda Banten Cek Kesehatan Anggota Ikut OMB Pemilu 2024

“Ada dua kelompok sekolah yang bernama Bastard dan Zumad yang sepakat untuk melakukan duel. Akhirnya, mereka memilih lokasi di daerah Lebakmuncang dan duel 1 lawan 1 pun terjadi,” ungkap Agus kepada detikJabar di Mapolres Sukabumi Kota, Sabtu (10/2/2024) malam.

Agus menjelaskan bahwa korban dan pelaku sama-sama membawa senjata tajam. Korban membawa pisau dapur sementara pelaku membawa celurit. Sayangnya, korban akhirnya tewas dalam duel tersebut dengan luka di bagian dagu, pangkal paha, dan ibu jari kaki.

Lokasi kejadian dipenuhi dengan darah korban, dan warga yang melihat kejadian tersebut segera melaporkannya ke pihak kepolisian. Di lokasi kejadian, ditemukan helm hitam yang diduga milik salah satu kelompok yang terlibat dalam duel tersebut.

Baca Juga:  Waspada Kejahatan Perbankan

Dalam kondisi terluka parah, korban MRA dilarikan oleh teman-temannya ke RS Betha Medika. Namun, nyawa korban tidak dapat tertolong dan ia meninggal dunia ketika tiba di rumah sakit karena kehabisan darah.

Agus menyatakan bahwa motif dari duel mematikan tersebut diduga untuk keperluan konten media sosial. Polisi sedang menyelidiki video live streaming yang diduga terkait dengan kejadian tersebut.

“Pelaku yang masih di bawah umur telah teridentifikasi. Kita sedang berusaha menangkap mereka secepat mungkin,” ujar Agus.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan tempat kejadian perkara, pendalaman keterangan saksi, dan pengumpulan barang bukti untuk mengungkap kasus ini lebih lanjut.(il/BDR)

Berita Terkait

Damkar Berhasil Padamkan Kebakaran PT Kobe Boga Utama
Dittipikor Bareskrim Polri Geledah Kementerian ESDM
Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SMKN 12 Kabupaten Tangerang, Oknum Kepala Sekolah Terlibat?
Hengky dan Hendra, Diduga Memalsukan Surat Garapan Laut, Negara Dirugikan.
Ngeri, Ada Tarian Erotis di Tangerang?
Beredar Dua SE Bupati Tangerang Soal Operasional Hiburan Malam , Ini Jawaban Kasatpol PP
Ditemukan Mark Up di Kasus Pengadaan Sarana Rumah Anggota DPR
Terkait Penggelembungan Jumlah Pemilih, Bareskrim Tetapkan Tujuh Anggota PPLN Kuala Lumpur jadi Tersangka
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juli 2024 - 12:00 WIB

Damkar Berhasil Padamkan Kebakaran PT Kobe Boga Utama

Senin, 8 Juli 2024 - 11:57 WIB

Dittipikor Bareskrim Polri Geledah Kementerian ESDM

Senin, 1 Juli 2024 - 19:56 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS di SMKN 12 Kabupaten Tangerang, Oknum Kepala Sekolah Terlibat?

Sabtu, 1 Juni 2024 - 17:59 WIB

Hengky dan Hendra, Diduga Memalsukan Surat Garapan Laut, Negara Dirugikan.

Selasa, 28 Mei 2024 - 11:44 WIB

Ngeri, Ada Tarian Erotis di Tangerang?

Berita Terbaru

Selebritis

Nagita Slavina Pelihara Banyak Kucing

Senin, 15 Jul 2024 - 12:27 WIB

Daerah

Bocah Tenggelam di Kali Pondok Jaya Ditemukan

Senin, 15 Jul 2024 - 12:25 WIB

Daerah

Kejari dan RSUD Pakuhaji Operasi Mata Katarak Gratis

Senin, 15 Jul 2024 - 12:23 WIB

Hukum & Kriminal

Bandar Judi Online Tiga Bulan Raup 200 Miliar

Senin, 15 Jul 2024 - 11:31 WIB