Empat Pelaku Curanmor Dilumpuhkan Tim Resmob Polres Serang

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG | TR.CO.ID

Empat pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) spesialis motor parkiran berhasil diringkus Tim Resmob Polres Serang. Dua pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena membahayakan petugas.

Keempat pelaku yang diamankan, SC alias Toyib, 44 tahun, AD, 39 tahun, dan HE, 29 tahun, ketiganya warga Cikiruh Wetan, Kecamatan Cikeusik, Pandeglang serta UM alias Joy, 36 tahun, warga Desa Sindangsari, Kecamatan Plereo, Purwakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya pemetik (pelaku curanmor), Tim Resmob juga mengamankan 2 tersangka penadah motor hasil kejahatan berinisial BU, 47 tahun, dan SU, 35 tahun, keduanya warga Kecamatan Cikeusik, Pandeglang.

“Tersangka SC dan AS terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur karena membahayakan petugas dan masyarakat,” ungkap Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko dalam konferensi pers, Senin, 14 Juli 2025.

Kapolres menjelaskan keempat pelaku curanmor yang menjadi buruan polres jajaran Polda Banten tersebut diringkus saat nongkrong di warung kopi di Jalan Raya Serang Pandeglang, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Kamis, 10 Juli 2025 sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca Juga:  Penilaian Lomba Sekolah Sehat Berlangsung

“Para pelaku diamankan saat minum kopi di warung menunggu waktu serta memantau situasi,” terang Kapolres didampingi Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES, Kanit Pidum Ipda Hendri dan Kanit Opsnal Ipda Rafly Putratama.

Dikatakannya, karena gerak-geriknya mencurigakan, Tim Resmob yang sedang melakukan patroli Kring Serse kemudian mendekati para tersangka yang sedang minum kopi. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan sejumlah barang bukti yang mengarah pada pelaku curanmor.

“Keempat tersangka berikut barang bukti yang ditemukan selanjutnya diamankan ke Mapolres Serang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar alumnus Akpol 2005.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Condro, keempat tersangka mengakui, sebelum diamankan sedang merencanakan aksi curanmor. Tidak hanya itu, para pelaku juga mengaku sudah melakukan aksi curanmor sebanyak lebih dari 50 kali.

“Dari 50 TKP, diakui dilakukan di wilkum Polres Serang Kabupaten Serang sebanyak 8 kali, wilayah Polresta Kota Serang sebanyak 30 tkp, dan sisanya di Kota Cilegon dan Tangerang,” jelasnya.

Untuk wilayah Kota Serang, Kapolres mengatakan, pelaku kerap beraksi di Kecamatan Taktakan, Kasemen dan Cipocok Jaya. Bahkan kasus pencurian di perumahan Tembong sempat viral di media sosial karena pelaku menggasak 6 motor dalam sekali aksi.

Baca Juga:  Polda Banten Berikan Anugerah Bintang Nararya ke Tiga Anggota

Modus operandinya, sebelum melakukan aksi, para tersangka terlebih dahulu menyisiri rumah yang berada di perkampungan dan komplek perumahan menggunakan kendaraan Daihatsu Agya mencari motor yang terparkir di halaman ataupun teras rumah warga.

“Setelah mendapatkan sasaran motor, pelaku masuk halaman rumah dan membongkar lubang kunci motor menggunakan letter T. Setelah itu, motor dibawa ke daerah Cikeusik untuk dijual ke penadah seharga Rp1,5 juta hingga Rp4 juta,” terangnya.

Atas informasi tersebut, Tim Resmob yang dipimpin Bripka Sutrisno langsung bergerak ke daerah Cikeusik dan berhasil mengamankan 2 tersangka penadah.

Dari kawanan curanmor ini, Tim Resmob berhasil mengamankan 12 unit motor berbagai jenis hasil kejahatan serta Daihatsu Agya yang digunakan sebagai sarana kejahatan.

“Saya mengimbau kepada pelaku yang masih di luar segera menyerahkan diri atau nanti akan lakukan tindakan tegas dan terukur,” tegasnya. (Hed).

Berita Terkait

Presiden Gagal Datang di HPN
Pilar Hadiri HPN 2026 di Banten: Perkuat Peran Pers Hadapi Tantangan Era Digital dan AI
HPN 2026, JMSI Usulkan Perlindungan HAM Pekerja Pers
Operasi Maung Hari Keempat, Polisi Ajak Warga Tertib Lalu Lintas
Pemprov Banten Kaji Sekolah Gratis Madrasah Aliyah
Hadiri Musda KNPI Banten, Wagub Dimyati Ajak Pemuda Perkuat Persatuan
PETI Jadi Sorotan, Izin Pertambangan di Moratorium
Bersama Melayani Lebih Baik, BPN Banten Mantapkan Arah Layanan Pertanahan 2026
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:12 WIB

Presiden Gagal Datang di HPN

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:05 WIB

Pilar Hadiri HPN 2026 di Banten: Perkuat Peran Pers Hadapi Tantangan Era Digital dan AI

Senin, 9 Februari 2026 - 13:38 WIB

HPN 2026, JMSI Usulkan Perlindungan HAM Pekerja Pers

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:16 WIB

Operasi Maung Hari Keempat, Polisi Ajak Warga Tertib Lalu Lintas

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:39 WIB

Pemprov Banten Kaji Sekolah Gratis Madrasah Aliyah

Berita Terbaru

Kota Tangerang Selatan

Gubernur Andra Soni dan Wagub Dimyati Natakusumah Raih Tangerang Raya Award 2026

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:20 WIB

Kota Tangerang

Puluhan Titik Lubang Jalan Raden Saleh Karang Tengah Diperbaiki

Jumat, 13 Feb 2026 - 14:10 WIB