Heboh : Sampaikan Aspirasi Warga Geruduk PT Cemindo Gemilang

Senin, 16 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Ratusan warga Desa Pamubulan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, melakukan unjuk rasa di depan gerbang pintu Quarry 1 PT Cemindo Gemilang. Ratusan warga yang di komandoi Karang Taruna Desa Pamubulan ini menggeruduk kantor perusahaan guna menyampaikan aspirasi terkait dugaan kesewenang wenangan pihak perusahaan yang telah memecat tenaga kerja lokal.

Selain itu juga mengecam keras keberadaan ratusan tenaga asing yang dinilai menyakiti warga Lokal. Lantaran, ditengah terjadinya pemecatan tenaga kerja lokal, pihak perusahaan malah merekrut tenaga kerja asing.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengecam keras tindakan perusahaan yang telah sewenang wenang memecat tenaga kerja lokal. Karena ini sangat menyakiti perasaan kami, lantaran pemecatan itu dilakukan ditengah maraknya tenaga asing yang datang ke PT Cemindo Gemilang,” kata Tomi Miharja, perwakilan warga yang juga ketua Karang Taruna Desa Pamubulan, dalam orasinya, akhir pekan lalu.

Baca Juga:  Wapres Gibran Tanam Jagung di Tangerang

Tuntutan warga juga tidak hanya itu saja, akan tetapi masih banyak lagi yang selama ini menjadi unek unek serta keresahan warga diantaranya mengecam keras tindakan monopoli jalan umum untuk kepentingan angkutan bahan baku semen dari tambang quarry ke lokasi pabrik semen PT Cemindo Gemilang tanpa mengindahkan aturan undang undang jalan dan undang undang tentang Minerba.

Bahkan warga juga mengecam keras tindakan peledakan blasting (pemecah batu bahan baku semen) yang mengakibatkan rumah-rumah warga retak dan rusak tanpa ada imbalan atau ganti rugi yang layak dan adil.

“Kami selama ini sangat dirugikan oleh pihak perusahaan. Pemakaian jalan umum untuk kepentingan angkutan bahan baku semen dan peledakan Blasting yang mengakibatkan rumah rumah milik warga menjadi rusak merupakan salah satu penyebab kami turun mengelar aksi unjuk rasa,” ujar Tomi.

Baca Juga:  58 Eks Jemaah NII Ikrar Setia NKRI di Kota Tangerang

Atas dasar itulah menurut Tomi, warga meminta kepada Pemerintah daerah Kabupaten Lebak dan pemerintah pusat untuk segera menindak tegas atas dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PT. Cemindo Gemilang.

Sementara itu, Staf Humas PT. Cemindo Gemilang, Andi Cole saat dikonfirmasi mengatakan, terkait adanya aksi ke PT. Cemindo Gemilang ini, tentunya pihak perusahaan akan melakukan komunikasi yang baik dan berusaha untuk mengakomodir aspirasi pengunjuk rasa sebagai bahan yang akan disampaikan kepada pimpinan.

“Benar mereka melakukan tuntutan terkait adanya tenaga kerja lokal yang di berhentikan, namun tenaga kerja tersebut bukan karyawan perusahaan PT. Cemindo Gemilang akan tetapi pekerja perusahaan Vendor yaitu PT. DMH,” katanya. (Jat/eem/ris)

Berita Terkait

PELANTIKAN PNS, 486 PNS Resmi Dilantik! Bupati Tekankan Disiplin
Penyuluhan Hukum Perkuat Ketertiban Masyarakat
Gubernur Banten Contohkan Gerakan Ayah Ambil Rapor
Dugaan Sengketa Lahan SDN Kuranji, Ahli Waris Laporkan Walikota Serang ke Polda Banten
Pemkot Tangsel Bekali Warga Hadapi Krisis Psikologis
Voli Putra Kabupaten Tangerang Kembali Berjaya
Maryono Ajak Warga Jaga Situ Bulakan
Diskominfo Lakukan Kegiatan Literasi Statistik untuk Kelurahan
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:42 WIB

PELANTIKAN PNS, 486 PNS Resmi Dilantik! Bupati Tekankan Disiplin

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:39 WIB

Penyuluhan Hukum Perkuat Ketertiban Masyarakat

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:44 WIB

Gubernur Banten Contohkan Gerakan Ayah Ambil Rapor

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Sengketa Lahan SDN Kuranji, Ahli Waris Laporkan Walikota Serang ke Polda Banten

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:14 WIB

Voli Putra Kabupaten Tangerang Kembali Berjaya

Berita Terbaru

Bola

Harry Kane Motivasi Persaingan Top Skor

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:45 WIB

Daerah

Penyuluhan Hukum Perkuat Ketertiban Masyarakat

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:39 WIB

Daerah

Gubernur Banten Contohkan Gerakan Ayah Ambil Rapor

Jumat, 19 Jun 2026 - 10:44 WIB