IPM Provinsi Banten Meningkat, Pj Gubernur: Peran Kesadaran Masyarakat Sangat Penting

Sabtu, 2 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN | TR.CO.ID

Berdasarkan Berita Resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, Jumat (1/12/2023), pada tahun 2023 IPM Provinsi Banten telah mencapai 75,77 atau meningkat 0,52 poin dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 75,25. Peningkatan IPM 2023 terjadi pada semua dimensi, baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, maupun standar hidup layak.

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, pihaknya berkomitmen terus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Mempertahankan IPM Provinsi Banten yang konstan pada angka yang cukup tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, dengan angka IPM yang cukup tinggi, kualitas kehidupan masyarakat Provinsi Banten masuk pada kategori baik. Dari sisi umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, maupun standar hidup layak.

“Kita harapkan itu bisa dipermanenkan angkanya. Karena dengan telah begitu komprehensifnya, maka ia akan menjadi satu kesatuan yang utuh. Tidak hanya capaian angka saja tapi juga kualitasnya,” kata Al Muktabar, Jumat (1/12/2023).

Al Muktabar menjelaskan, kenaikan IPM itu merupakan akumulasi dari berbagai parameter, dan tentu kita tidak berpuas diri dengan capaian itu, karena masih banyak hal yang perlu kita tingkatkan terus.

Namun demikian, lanjutnya parameter yang terus membaik ini menunjukkan bahwa stakeholder dan Pemda mengupayakan betul bagaimana perbaikan tata kehidupan masyarakat di Provinsi Banten, dan kita akan terus upayakan bersama Bupati dan Wali Kota dengan segenap jajaran yang keterkaitannya dengan itu.

Baca Juga:  Gubernur Resmikan SMKN 15 Kabupaten Tangerang

Masih menurut Al Muktabar, peran serta masyarakat secara umum penting sekali karena IPM bukan parameter searah tapi saling multi arah. Semua berperan, pada dasarnya memerlukan kesadaran bersama, karena pemerintah mempunyai keterbatasan.

“Kalau kesadaran masyarakat sudah terbentuk, kita bisa saling harmoni untuk saling menguatkan menggiatkan dan mengikuti tata cara kehidupan yang baik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, IPM Provinsi Banten berdasarkan Berita Resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten pada tahun 2023 telah mencapai 75,77 atau meningkat 0,52 poin dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 75,25. Peningkatan IPM 2023 terjadi pada semua dimensi, baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, maupun standar hidup layak.

Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada tahun 2023 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 74,77 tahun, meningkat 0,31 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya yang sebesar 74,46. Sumber data umur harapan hidup saat lahir sebut BPS, menggunakan hasil Long Form SP2020 (SP2020-LF).

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Dukung Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta

Pada dimensi pengetahuan, Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk umur 7 tahun meningkat 0,04 tahun dibandingkan tahun sebelumnya, dari 13,05 menjadi 13,09 tahun, sedangkan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,02 tahun, dari 9,13 tahun menjadi 9,15 tahun pada tahun 2023. Sumber data HLS dan RLS menggunakan hasil Susenas Maret

Dimensi standar hidup layak yang diukur berdasarkan rata-rata pengeluaran riil per kapita per tahun (yang disesuaikan) sebesar 12,60 juta atau meningkat 385 ribu rupiah (3,15 persen) dibandingkan tahun sebelumnya. Sumber data pengeluaran riil per kapita per tahun menggunakan hasil Susenas Maret.

Metodologi BPS dalam perhitungan IPM sendiri untuk tahun 2023 ini masih sama dengan tahun sebelumnya. Hanya sumber datanya yang berbeda, khususnya untuk Umur Harapan Hidup (UHH). UHH hasil proyeksi Sensus Penduduk (SP) 2020 Long Form mulai diterapkan tahun 2023 dan angka tahun 2020-2022 dihitung ulang.
UHH merupakan salah satu produk proyeksi SP 2020 long form yang saat ini sudah resmi digunakan di Indonesia.

Penulis : hmi

Editor : kevin

Berita Terkait

Tak Lolos SD Negeri, Anak di Kota Tangerang Tetap Bisa Sekolah Gratis di Puluhan SD dan MI Swasta
Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Keluhan Warga Lewat Evaluasi Kewilayahan
BPBD Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perubahan Cuaca, Hujan Ringan Masih Berpotensi Terjadi
Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027
Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan Akses Jalan RSUD Kota Tangerang
Maryono Minta ASN Kota Tangerang Gaspol Tingkatkan Kinerja di Semester II 2026
Pemkot Tangerang Matangkan Penataan Jalan Kiasnawi, Fokus Atasi Macet dan Dongkrak Wisata
Sachrudin Pastikan Pemkot Tangerang Kawal Sensus Ekonomi 2026 Hingga Tingkat RT/RW
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 16:20 WIB

Tak Lolos SD Negeri, Anak di Kota Tangerang Tetap Bisa Sekolah Gratis di Puluhan SD dan MI Swasta

Senin, 15 Juni 2026 - 16:16 WIB

Pemkot Tangerang Percepat Penanganan Keluhan Warga Lewat Evaluasi Kewilayahan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:18 WIB

BPBD Kota Tangerang Ingatkan Warga Waspadai Perubahan Cuaca, Hujan Ringan Masih Berpotensi Terjadi

Senin, 15 Juni 2026 - 14:15 WIB

Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027

Senin, 15 Juni 2026 - 14:12 WIB

Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan Akses Jalan RSUD Kota Tangerang

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sky Bridge Batuceper-Poris Plawad Ditargetkan Mulai Dibangun 2027

Senin, 15 Jun 2026 - 14:15 WIB