Jalan Wisata Kebun Teh Longsor, Warga Cikuya Terancam Terisolir

Rabu, 15 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak | TR.CO.ID

Ruas jalan wisata kebun teh Kampung Cikuya, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak rusak berat, bahkan warga Cikuya dan sekitarnya terancam terisolir. Karena, di beberapa titik bahu jalan mengalami longsor. Sehingga perlu penanganan yang cepat.

Awi, warga Cikuya mengatakan, ruas jalan desa yang menuju wisata Kebun teh mamang kondisinya rusak berat dan itu merusakan tersebut sudah cukup lama dan tidak pernah dilakukan perbaikan. Bahkan, jalan yang kiri kanannya jurang mengalami longsor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini memang masih bisa dilalui kendaraan walau harus hati-hati, tapi jika longsor terus menggerus badan jalan, makan warga Cikuya akan terisolir, karena jalan ini satu-satunya yang bisa dilalui kendaraan,” kata Awi kepada wartawan, Selasa (14/05/2024).

Baca Juga:  Bupati Serang Paparkan Program Prioritas APBD 2025

Lanjut Awi, melihat kondisi jalan tersebut rusak berat dan longsor dibeberapa titik, pemerintahan desa (Pemdes) tidak berdaya untuk membangunnya.

“Saya sudah konfirmasi ke desa, dan pihak desa angkat tangan karena tidak mempunyai anggaran yang cukup untuk membangun jalan tersebut agar layak,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya berharap pemkab Lebak membantu membangunkan jalan yang layak menuju wisata kebun teh ini. Karena, bagaimana pun kebun teh ini sudah masuk dalam wisata unggulan oleh Pemkab Lebak.

“Harusnya jalan menuju wisata menjadi prioritas pembangunan oleh Pemda, karena akan membuat wisatawan nyaman dan aman saat berkunjung dan tidak membuat mereka kapok,” paparnya.

Baca Juga:  STIH PAINAN Buka Kampus di Desa Kohod: Kolaborasi untuk Meningkatkan Akses Pendidikan Hukum

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Lebak, Irvan Suyatufika mengatakan, ruas jalan menuju wisata kebun teh Cikuya merupakan jalan desa dan pihak desa lah yang harus mempunyai inisiatif memperbaikinya. Namun, jika desa tidak mempu, silahkan mengajukan proposal bantuan pembagian ke Dinas PUPR yang ditujukan kepada Bupati.

“Intinya kami siap membantu, jika sudah ada persetujuan pimpinan, untuk itu silahkan pihak desa mengajukan proposal ke PUPR, nanti akan kami teruskan ke pimpinan,” ucap Irvan. (Jat)

Berita Terkait

Jelang TKA 2026, SDN Daan Mogot 3 Siapkan Infrastruktur Latih Siswa Hadapi Ujian Berbasis Komputer
Disdik Kota Tangerang Pastikan SPMB 2026 Siap, Seleksi Prestasi Kini Pakai TKA
Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI
PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2
Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital
Diskominfo Genjot Transparansi dan Pelayanan Informasi
AHY Dorong Penataan Pesisir Terintegrasi
Pengusutan Dugaan Korupsi, Kejati Banten Geledah PT ABM
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 23:02 WIB

Jelang TKA 2026, SDN Daan Mogot 3 Siapkan Infrastruktur Latih Siswa Hadapi Ujian Berbasis Komputer

Jumat, 17 April 2026 - 22:57 WIB

Disdik Kota Tangerang Pastikan SPMB 2026 Siap, Seleksi Prestasi Kini Pakai TKA

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI

Jumat, 17 April 2026 - 15:26 WIB

PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2

Jumat, 17 April 2026 - 15:23 WIB

Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital

Berita Terbaru

Bisnis

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:29 WIB

Daerah

PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:26 WIB

Daerah

Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:23 WIB