KAB.TANGERANG | TR.CO.ID
Pj Bupati Tangerang, Andi Ony, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh wajib pajak Kabupaten Tangerang atas kontribusi mereka yang luar biasa dalam memajukan daerah.
Pada acara penganugerahan Pak Jaka Digital Award tahun 2024 di Hotel Atria Gading Serpong, beliau mengungkapkan bahwa penerimaan pajak daerah hingga akhir Mei 2024 mencapai Rp1,2 triliun, menunjukkan pertumbuhan sebesar Rp99 miliar atau 9,01 persen secara month to month (mtm).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pidatonya, Andi Ony menjelaskan bahwa Kabupaten Tangerang kini memegang posisi sebagai kabupaten dengan pendapatan pajak terbesar kedua di Indonesia, hanya di bawah Kabupaten Badung dan Kabupaten Gianyar.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari partisipasi aktif wajib pajak serta berbagai inovasi yang dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
“Inovasi seperti layanan langsung, layanan mobile, self service, dan electronic services telah mempermudah proses pembayaran pajak bagi masyarakat. Ini bukti bahwa reformasi birokrasi yang kita lakukan sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah,” ujar Pj Bupati, Jumat (21/5/2023) malam.
Dia juga menyoroti empat strategi utama yang akan menjadi fokus pembangunan Kabupaten Tangerang dalam periode 2024-2026, yaitu peningkatan sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, digitalisasi pelayanan publik, dan pengembangan infrastruktur yang tepat.
Slamet Budhi Mulyanto, Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang, menambahkan bahwa penghargaan Pak Jaka Digital Award ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi wajib pajak dalam membangun daerah.
“Kami berharap penghargaan ini dapat mendorong semangat kepatuhan wajib pajak untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Tangerang,” katanya.
Dodot Adikoeswanto, Kepala Kanwil Kemenkumham Banten, juga mengapresiasi sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan stakeholder lainnya dalam memastikan kepatuhan wajib pajak.
Pemberian Pak Jaka Digital Award tahun ini tidak hanya memperingati kepatuhan dalam membayar pajak, tetapi juga sebagai momentum untuk meningkatkan kolaborasi antarlembaga demi kemajuan bersama. (dam/ris)









