Kasus Stunting di Lebak Naik 6,02 Persen pada Awal 2026

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Kasus stunting di Kabupaten Lebak pada awal 2026 tercatat mengalami kenaikan. Berdasarkan data Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Lebak, jumlah anak yang mengalami stunting mencapai 6.300 anak atau naik 6,02 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 4.246 anak, dari total 100.213 anak usia di bawah lima tahun.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DP2KBP3A Kabupaten Lebak, Tuti Nurasiah, mengatakan hingga saat ini belum ada kajian khusus yang memastikan penyebab kenaikan tersebut. Namun, pihaknya menduga adanya penambahan jumlah penduduk menjadi salah satu faktor yang memengaruhi peningkatan angka stunting.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Belum ada kajian khusus terkait kenaikan tersebut. Namun, dipastikan ada penambahan jumlah penduduk, terutama di Kecamatan Maja,” ujar Tuti.

Ia menjelaskan, Kecamatan Maja dalam beberapa tahun terakhir menjadi tujuan perpindahan warga dari DKI Jakarta yang kemudian mengubah status kependudukan menjadi warga Kabupaten Lebak. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi data prevalensi stunting.

Baca Juga:  DLH Uji Kualitas Air di 7 DAS di Lebak

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Lebak terus melakukan penanganan stunting secara multidimensi melalui pendekatan multisektor dan kolaborasi pentahelix yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, media, dunia usaha, serta komunitas masyarakat.

Selain itu, intervensi sensitif juga melibatkan 18 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Lebak sesuai tugas dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

“Penanganan dan pencegahan stunting berjalan secara keroyokan dan terintegrasi, saling berkaitan serta dilaksanakan sesuai tupoksi masing-masing,” katanya.

Tuti menambahkan, saat ini penanganan stunting juga dilakukan melalui intervensi spesifik berdasarkan pedoman terbaru Kementerian Kesehatan terkait tata laksana balita bermasalah gizi. Penanganan tersebut dilaksanakan di rumah sakit oleh dokter spesialis anak.
Selain itu, dokter spesialis anak bersama dokter spesialis kandungan dan kebidanan melakukan pendampingan, termasuk pemberian resep susu pangan olahan untuk keperluan medis khusus (PKMK).

Baca Juga:  Alat Peraga Bacaleg di Lebak Ditertibkan

Pemkab Lebak juga melakukan intervensi terhadap empat kelompok sasaran melalui pemberian makanan bergizi yang didanai dari Program Jumat Serius Baznas Lebak dan Dinas Kesehatan setempat.

Pertama, anak yang berat badannya tidak mengalami kenaikan diberikan makanan bergizi selama 14 hari. Kedua, balita dengan berat badan kurang diberikan makanan bergizi selama 28 hari. Ketiga, balita dengan status gizi kurang diberikan makanan bergizi selama 65 hari. Keempat, ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK) diberikan makanan bergizi hingga masa menyusui.

“Kami berharap dengan pemberian makanan berstandar gizi itu dapat mencegah kasus stunting,” kata Tuti. (jat/dam)

Berita Terkait

Bantuan RTLH Pemprov Banten Bikin Warga Terharu
Kejar Target Cakupan, Pemkot Tangerang Gelar Catch Up Campaign Imunisasi Campak
Stok Vaksin MR Aman, Dinkes Ajak Orang Tua Segera Imunisasi Anak
Stok Vaksin MR Dipastikan Aman, Pemkot Tangerang Ajak Orang Tua Segera Imunisasi Anak
Tim SAR Sisir Perairan Wanasalam Cari Korban Tenggelam
Antisipasi Lonjakan Kasus Campak, Pemkot Tangerang Ingatkan Pentingnya Imunisasi Lengkap
Dinkes Kota Tangerang Buka Posko di Wilayah Terdampak Banjir
Campak Merebak, Ini Panduan Orang Tua Mengenali dan Menanganinya pada Anak
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:01 WIB

Bantuan RTLH Pemprov Banten Bikin Warga Terharu

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:39 WIB

Kejar Target Cakupan, Pemkot Tangerang Gelar Catch Up Campaign Imunisasi Campak

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:37 WIB

Stok Vaksin MR Aman, Dinkes Ajak Orang Tua Segera Imunisasi Anak

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:04 WIB

Stok Vaksin MR Dipastikan Aman, Pemkot Tangerang Ajak Orang Tua Segera Imunisasi Anak

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:07 WIB

Tim SAR Sisir Perairan Wanasalam Cari Korban Tenggelam

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Sinergi Pemkot dan Polres Siapkan 6 Posko Mudik Lebaran

Jumat, 13 Mar 2026 - 11:12 WIB

Kota Tangerang

Rambu Penunjuk Jalan Portable mulai Dipasang Jelang Mudik Lebaran

Jumat, 13 Mar 2026 - 11:10 WIB

Kota Tangerang

Puncak Arus Mudik Terminal Poris Diprediksi 14 dan 18 Maret

Jumat, 13 Mar 2026 - 11:09 WIB