Kejari Lebak Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 21 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Lebak akan segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait penyertaan modal sebesar Rp15 miliar yang diberikan kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Multatuli pada tahun 2020.

Pada hari Kamis, Puguh Raditya, Kasi Intel Kejari Lebak, mengungkapkan bahwa APBD Kabupaten Lebak telah memberikan dana sebesar Rp15 miliar kepada PDAM Tirta Multatuli dengan tujuan untuk menjaga dan meningkatkan kinerja perusahaan serta memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam penggunaan anggarannya tersebut, pihak PDAM diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang yang merugikan keuangan daerah Kabupaten Lebak,” kata Puguh di ruang kerjanya, Kamis (20/6/2024).

Baca Juga:  Sekda Serahkan Bantuan 250 Paket Nutrisi

Menurut Puguh, Kejari Lebak telah memeriksa sekitar 30 orang saksi terkait dugaan korupsi tersebut. “Kita sudah memeriksa sekitar 30 orang saksi, dan kemungkinan dalam waktu dekat ini akan menetapkan tersangkanya,” ujarnya.

Puguh juga menyebutkan bahwa Kejari Lebak sedang berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menentukan besarnya kerugian negara akibat dugaan korupsi tersebut. “Kejari Lebak masih menunggu hasil perhitungan kerugian dari BPKP, setelah hasilnya keluar maka Kejari Lebak pun akan menerapkan tersangka,” tambahnya.

Baca Juga:  Gedung PGRI Bandung Diresmikan Bupati

Proses penyelidikan ini dimulai dari laporan masyarakat pada pertengahan tahun 2023 dan dilakukan pengumpulan bahan keterangan. Penyelidikan kemudian berlanjut ke tahap penyidikan pada Desember 2023 setelah ditemukan indikasi adanya penyalahgunaan.

“Penyelidikan dugaan korupsi ini sudah berlangsung cukup lama, dan saat ini sedang berada di tahap yang kritis untuk menetapkan tersangka,” tutup Puguh.

Kasus ini menunjukkan komitmen Kejaksaan Negeri Lebak dalam memberantas korupsi di sektor publik, dengan harapan penegakan hukum ini dapat membawa efek jera dan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. (eem/ka6/ris/dam)

Berita Terkait

Bocah Tenggelam di Kali Pondok Jaya Ditemukan
Kejari dan RSUD Pakuhaji Operasi Mata Katarak Gratis
Bandar Judi Online Tiga Bulan Raup 200 Miliar
Warga Diminta Waspadai Penyakit Tidak Menular
Empat Balon Pilkada Lebak Diberi Tugas Oleh PPP
Workshop IKM bagi Kepsek dan Guru SD di Jawilan
Pj Walikota Sidak Pasar Induk Jatiuwung, Cek Harga dan Pasokan Pangan
Guyon Waton Bakal Guncang Kota Tangerang, Acara Digifest Vol 2
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 12:25 WIB

Bocah Tenggelam di Kali Pondok Jaya Ditemukan

Senin, 15 Juli 2024 - 12:23 WIB

Kejari dan RSUD Pakuhaji Operasi Mata Katarak Gratis

Senin, 15 Juli 2024 - 11:31 WIB

Bandar Judi Online Tiga Bulan Raup 200 Miliar

Senin, 15 Juli 2024 - 11:22 WIB

Empat Balon Pilkada Lebak Diberi Tugas Oleh PPP

Senin, 15 Juli 2024 - 10:57 WIB

Workshop IKM bagi Kepsek dan Guru SD di Jawilan

Berita Terbaru

Selebritis

Nagita Slavina Pelihara Banyak Kucing

Senin, 15 Jul 2024 - 12:27 WIB

Daerah

Bocah Tenggelam di Kali Pondok Jaya Ditemukan

Senin, 15 Jul 2024 - 12:25 WIB

Daerah

Kejari dan RSUD Pakuhaji Operasi Mata Katarak Gratis

Senin, 15 Jul 2024 - 12:23 WIB

Hukum & Kriminal

Bandar Judi Online Tiga Bulan Raup 200 Miliar

Senin, 15 Jul 2024 - 11:31 WIB