Kelurahan Tangguh Bencana Upaya Bersama Jaga Kota    

Jumat, 16 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota Tangerang terus mendorong penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana melalui program Kelurahan Tangguh Bencana. Hal ini disampaikan oleh Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, saat membuka kegiatan Pelayanan Pencegahan dan Kesiapsiagaan Terhadap Bencana serta Sosialisasi dan Pelatihan Kelurahan Tangguh Bencana, yang digelar di Kantor Kelurahan Sudimara Jaya, Kecamatan Ciledug, Kamis (15/5/25).

Maryono, menekankan bahwa kesiapsiagaan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat sebagai ujung tombak dalam pencegahan dan mitigasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita tidak bisa hanya bergantung pada upaya pemerintah. Masyarakat harus jadi bagian utama dalam menjaga lingkungan, mengenali risiko, dan merespons secara cepat bila terjadi bencana,” ujar Maryono.

Baca Juga:  PT Banten Harapkan Pembangunan PN Baru di Beberapa Wilayah

Ia juga menjelaskan, bahwa karakteristik Kota Tangerang sebagai wilayah hidrometeorologi dan berpenduduk padat membuat kesiapsiagaan menjadi kebutuhan mendesak.

“Hujan deras dengan durasi panjang sudah menjadi hal yang rutin. Bila tidak disertai kesadaran menjaga lingkungan, maka genangan dan banjir sulit dihindari,” ungkapnya.

Wakil wali kota, juga menyoroti pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah dan kepedulian terhadap fasilitas umum seperti saluran air dan drainase.

“Pemerintah sudah bangun infrastruktur, tapi kalau warga masih membuang sampah sembarangan, ya tetap akan banjir. Kesadaran kolektif ini kunci utama,” tegasnya.

Baca Juga:  DP3AP2KB Lakukan Peningkatan Kapasitas Kader Puspaga Kota Tangerang

Sebagai mantan Kepala BPBD, Maryono mendorong agar program Kelurahan Tangguh Bencana tidak sekadar menjadi seremonial, tapi menjadi ruang pemberdayaan warga untuk lebih mandiri, siaga, dan tangguh dalam menghadapi bencana.

“Program ini harus jadi ruang belajar bersama, agar warga tidak hanya tahu cara menyelamatkan diri, tapi juga bisa membantu tetangga dan lingkungannya,” jelasnya.

Di akhir sambutan, Maryono mengajak seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk bersama-sama merawat kota ini sebagai rumah bersama.

“Warga asli maupun pendatang, semuanya punya tanggung jawab yang sama untuk menjaga Kota Tangerang. Dengan kebersamaan, kita bisa menghadapi apapun,” tukasnya. (wil/dam)

Berita Terkait

Jelang TKA 2026, SDN Daan Mogot 3 Siapkan Infrastruktur Latih Siswa Hadapi Ujian Berbasis Komputer
Disdik Kota Tangerang Pastikan SPMB 2026 Siap, Seleksi Prestasi Kini Pakai TKA
Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI
PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2
Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital
Diskominfo Genjot Transparansi dan Pelayanan Informasi
AHY Dorong Penataan Pesisir Terintegrasi
Pengusutan Dugaan Korupsi, Kejati Banten Geledah PT ABM
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 23:02 WIB

Jelang TKA 2026, SDN Daan Mogot 3 Siapkan Infrastruktur Latih Siswa Hadapi Ujian Berbasis Komputer

Jumat, 17 April 2026 - 22:57 WIB

Disdik Kota Tangerang Pastikan SPMB 2026 Siap, Seleksi Prestasi Kini Pakai TKA

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI

Jumat, 17 April 2026 - 15:26 WIB

PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2

Jumat, 17 April 2026 - 15:23 WIB

Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital

Berita Terbaru

Bisnis

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:29 WIB

Daerah

PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:26 WIB

Daerah

Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:23 WIB