Kemendikbudristek Selenggarakan Satria Data 2023

Jumat, 25 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | TR.CO.ID

Sebagai upaya mengembangkan talenta di bidang statistika dan data sains, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menyelenggarakan Statistika Ria dan Festival Sains Data (Satria Data) 2023, di Universitas Brawijaya (UB) pada 20 s.d. 24 Agustus 2023.

Mengusung tema Innovating with Data: Merdeka Menginspirasi, Menciptakan Solusi, dan Membangun Negeri, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan dan mendorong talenta mahasiswa di bidang statistika dan data sains. Kepala Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Kemendikbudristek, Asep Sukmayadi, menyampaikan potensi kemampuan dalam mengolah data sangat berperan penting pada era digital ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalian adalah talenta-talenta di bidang data dan statistik yang kita butuhkan. Ini adalah salah satu upaya Kemendibudristek untuk memperkuat pasukan-pasukan khusus talenta di bidang ini. Di masa depan adik-adik sangat kita andalkan untuk menghadapi situasi perubahan dunia yang cepat berubah, sulit diprediksi dan sangat membutuhkan algoritma,” ujar Asep pada acara pembukaan Satria Data di Auditorium Algoritma, UB, Malang, (21/08) Kemarin.

Baca Juga:  Koordinator Pengawas Kecamatan Kibin Menilai Kinerja Kepala Sekolah di SDN Citawa

Asep menambahkan para finalis Satria Data 2023 merupakan hasil seleksi dari sekitar 600 mahasiswa yang berkompetisi di ajang ini. Melalui ajang ini pula, diharapkan dapat mendorong mahasiwa untuk mampu berpikir kritis, kreatif, dan solutif dalam memecahkan permasalahan melalui data dan olah statistik.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UB, Widodo, menekankan pentingnya membumikan kultur masyarakat dengan pemahaman dan penggunaan sains dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga untuk menumbuhkan kesadaran berperilaku terhadap pengaplikasian sains secara luas.

“Apabila hal ini terus kita pelihara secara baik dan berkelanjutan, maka kedepannya para generasi muda dapat menciptakan iklim kemajuan bersosial, bermasyarakat, bahkan bernegara melalui pengambilan keputusan serta tindakan berdasarkan data dan fakta,” kata Widodo.

Dalam ajang Satria Data 2023, finalis terbagi dalam empat divisi lomba yakni Big Data Challenge (BDC) sebanyak 32 mahasiswa, National Statistics Competition (NSC) sebanyak 11 mahasiswa, Statistics Essay Competition (SEC) sebanyak 42 mahasiswa, dan Statistics Infographic Competition (SIC) sebanyak 36 mahasiswa.

NSC digelar untuk melatih para mahasiswa memecahkan permasalahan statistika secara luas dan menganalisis data dengan cermat sehingga dapat memberikan solusi yang tepat bagi permasalahan yang diberikan.

Baca Juga:  Rapat Perdana Awal Masuk Sekolah di UPT SDN Jawilan

Kemudian, SEC digelar untuk meningkatkan wawasan dan kreativitas mahasiswa serta memberikan media bagi mahasiswa untuk menuliskan ide-ide kreatif dalam karya tulis berbentuk esai terkait bidang ilmu statistika dan sains data dalam berbagai aspek.

Sementara itu, SIC dimaksudkan untuk mengubah informasi-informasi yang terkandung dalam topik yang telah disediakan, menjadi suatu infografis yang menarik dan komprehensif.

Terakhir, divisi BDC digelar untuk memperoleh rekomendasi penyelesaian terhadap masalah nyata secara analitik, matematis, dan statistis.

Tercatat sebanyak 121 finalis dari 21 perguruan tinggi yang melaju ke babak final Satria Data tahun 2023. Perguruan tinggi yang berkompetisi di babak final ini adalah Institut Pertanian Bogor, Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Bandung.

Kemudian, ada Institut Teknologi Sumatera, Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Politeknik Statistika STIS, Universitas Andalas, Universitas Bunda Mulia, Universitas Indonesia, Universitas Islam Indonesia, Universitas Negeri Makassar, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Padjajaran, Universitas Riau, Universitas Tanjungpura, dan Universitas Telkom. (fj/mas/dam)

Berita Terkait

Sinergi PMI Kota Tangerang dan Yayasan Amway Peduli, Salurkan Bantuan Alat Sekolah untuk Pelajar
SPMB 2026, Pemkot Tangerang Sediakan 142 Sekolah Swasta Gratis
Lepas 411 Atlet ke POPDA XII Banten, Pemkot Tangerang Bidik Gelar Juara Umum
SPMB SDN di Kota Tangerang Dibuka hingga 17 Juni 2026
Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital
Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif
Pendaftaran Lomba Pramuka Cinta Masjid Kota Tangerang Dibuka
Pra SPMB 2026 Kota Tangerang Berjalan Lancar, 45 Ribu Peserta Sudah Terverifikasi
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:05 WIB

Sinergi PMI Kota Tangerang dan Yayasan Amway Peduli, Salurkan Bantuan Alat Sekolah untuk Pelajar

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:55 WIB

SPMB 2026, Pemkot Tangerang Sediakan 142 Sekolah Swasta Gratis

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:46 WIB

Lepas 411 Atlet ke POPDA XII Banten, Pemkot Tangerang Bidik Gelar Juara Umum

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:18 WIB

SPMB SDN di Kota Tangerang Dibuka hingga 17 Juni 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:15 WIB

Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital

Berita Terbaru

Daerah

Tiga BUMD Kota Tangerang Tandatangani MOU dengan Kejari

Selasa, 9 Jun 2026 - 16:31 WIB