Kualitas Udara Kota Tangerang Menurun, DLH Imbau Masyarakat Berperan Aktif

Kamis, 30 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Kualitas udara di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Kota Tangerang, dilaporkan kembali mengalami penurunan yang signifikan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Tihar Sopian, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengurangi polusi udara melalui berbagai langkah pengendalian pencemaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada banyak hal yang dapat dilakukan semua pihak atau seluruh elemen masyarakat untuk ikut sama-sama memulihkan kualitas udara di Kota Tangerang. Antara lain, menggunakan transportasi umum, mematikan barang elektronik saat tidak digunakan, dan menerapkan daur ulang dan penggunaan kembali,” ungkap Tihar, Rabu (29/5/24).

Tihar menyarankan masyarakat untuk menghindari penggunaan produk plastik, khususnya kantong plastik. “Kurangi aktivitas membakar dan merokok, perbanyak kebun hijau atau beraktivitas berkebun, terapkan aksi menanam pohon dan penghijauan serta menggunakan sepeda sebagai pengganti kendaraan bermotor,” tambahnya.

Baca Juga:  KPU Tidak Wajib Publikasi Status Hukum Caleg

Ia mengajak seluruh warga Kota Tangerang untuk menjaga lingkungan dari polusi udara.
“Warga Kota Tangerang, ayo bergabung dalam upaya menjaga kebersihan udara di Kota Tangerang. Setiap langkah kecil kita memiliki dampak besar dalam melindungi lingkungan dari polusi udara,” ajak Tihar.

Dalam menjaga kualitas udara, Pemkot Tangerang terus memaksimalkan penghijauan dengan keberadaan 230 ruang terbuka hijau. Selain itu, berbagai inisiatif seperti car free day secara rutin, uji emisi gratis, pembagian bibit tanaman gratis, supervisi industri secara berkala, sedekah oksigen, hingga penegakan aturan larangan pembakaran sampah secara ilegal dengan denda sebesar Rp50 juta, juga terus dijalankan.

“DLH Kota Tangerang juga memiliki Sistem Pemantauan Kualitas Udara atau Air Quality Monitoring System (AQMS), yang diberi nama SIPAKU dan tersebar di berbagai titik lokasi strategis di Kota Tangerang,” jelas Tihar.

Baca Juga:  Warga Perumahan Kotabumi 2 Bergerak Cegah DBD Dengan Fogging

SIPAKU ini merupakan alat pemantau yang berguna untuk monitoring kualitas udara, termasuk mengambil berbagai sampel data terkait polusi udara di Kota Tangerang.

“SIPAKU ini telah dirancang dan berhasil dioperasikan selama ini secara otomatis, kontinyu, dan berbasis real-time (24 jam),” katanya.

Tihar menegaskan bahwa SIPAKU memainkan peran penting dalam memproduksi informasi kualitas udara yang akurat di Kota Tangerang. “Secara umum, SIPAKU ini mempunyai peran yang penting dalam memproduksi informasi kualitas udara yang akurat di Kota Tangerang,” tutupnya.

Dengan berbagai langkah dan inisiatif tersebut, diharapkan kualitas udara di Kota Tangerang dapat kembali membaik, dan masyarakat dapat hidup dalam lingkungan yang lebih sehat dan bersih. (cng/TR)

Berita Terkait

ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi
Kanwil BPN Banten Sembelih dan Bagikan Daging Kurban
Pemkot Tangsel Bersama GOPTKI Gelar Khitanan Massal
65 Ribu Anak Telah Diskrining
DPAD Buka Kelas Gitar Basic Gratis
Pemkot Tangerang Gelar Bimtek Sanksi Administratif Pengelolaan Limbah B3
KPU Ajak Media Ikut Sukseskan Pilkada
Diskominfo Gelar Bimtek Standar Data Statistik Sektoral
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 14:52 WIB

ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi

Jumat, 21 Juni 2024 - 14:49 WIB

Kanwil BPN Banten Sembelih dan Bagikan Daging Kurban

Jumat, 21 Juni 2024 - 14:00 WIB

Pemkot Tangsel Bersama GOPTKI Gelar Khitanan Massal

Jumat, 21 Juni 2024 - 13:57 WIB

65 Ribu Anak Telah Diskrining

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:39 WIB

Pemkot Tangerang Gelar Bimtek Sanksi Administratif Pengelolaan Limbah B3

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:23 WIB

KPU Ajak Media Ikut Sukseskan Pilkada

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:15 WIB

Diskominfo Gelar Bimtek Standar Data Statistik Sektoral

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:03 WIB

Dishub Jaring Belasan Kendaraan Angkutan Barang

Berita Terbaru

Daerah

ASN Terlibat Judi Online Bakal Kena Sanksi

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:52 WIB

Pemerintahan

Kanwil BPN Banten Sembelih dan Bagikan Daging Kurban

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:49 WIB

Pendidikan

Ketua Kwarcab Lantik Kwarran Kelapa Dua

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:03 WIB

Pemerintahan

Pemkot Tangsel Bersama GOPTKI Gelar Khitanan Massal

Jumat, 21 Jun 2024 - 14:00 WIB

Kesehatan

65 Ribu Anak Telah Diskrining

Jumat, 21 Jun 2024 - 13:57 WIB