Masyarakat Adat Cisitu Gelar Panen Padi Secara Tradisional

Kamis, 10 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Suasana penuh kearifan lokal mewarnai acara panen padi tradisional yang digelar oleh masyarakat adat Cisitu, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Tradisi yang dikenal dengan sebutan “ngetem padi” ini kembali dilaksanakan sebagai bagian dari pelestarian budaya leluhur sekaligus bentuk nyata kontribusi masyarakat adat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.Kamis(10/April/2025)

Acara ini berlangsung meriah dan sarat makna, dengan kehadiran sejumlah pejabat penting dan tokoh adat. Di antara tamu kehormatan yang hadir adalah Komandan Kodim 0603/Lebak, Letkol Inf Herbert Rony Parulian Sinaga; Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat, STTP, M.Si.; Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak, Imam Rismahayadin; serta Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lebak, Rahmat Yuniar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir pula Pemangku Adat Kasepuhan Cisitu, Abah Yoyo Yohenda; perwakilan Kesatuan Adat Banten Kidul (SABAKI), H. Sukanta; Danyon Brimob Batalyon C Pelopor, Kompol Asep Renggana, S.H.; Wakil Pimpinan Cabang Bulog Kabupaten Lebak, Kolonel (Purn) Warnoto; serta jajaran Forkopimcam Cibeber.

Baca Juga:  Pemkab Tangerang Serahkan 100.000 Ekor Benih Lele  ke 10 Polsek

Letkol Inf Herbert Rony Parulian Sinaga dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap masyarakat adat Cisitu yang masih mempertahankan cara panen padi secara tradisional. Menurutnya, selain memiliki nilai budaya yang tinggi, metode ini juga mencerminkan harmoni antara manusia dan alam.

“Panen padi ini sangat menarik karena dilaksanakan dengan cara yang masih sangat tradisional. Ini bukan hanya soal panen, tapi juga soal melestarikan warisan budaya yang sangat berharga. Kami berharap kegiatan ini terus dilestarikan, dan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar Dandim.

Ia juga menambahkan bahwa dimulainya panen ini merupakan tanda positif bagi pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. “Dengan dimulainya panen padi ini, kami berharap kebutuhan pangan masyarakat tetap terjaga, dan kesejahteraan akan semakin meningkat,” tambahnya.

Baca Juga:  Kasus Stunting di Lebak Naik 6,02 Persen pada Awal 2026

Kegiatan panen dilakukan secara gotong royong di hamparan sawah milik masyarakat adat, dengan menggunakan alat-alat sederhana seperti ani-ani dan lesung. Ritual adat pun dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta atas hasil bumi yang melimpah.

Sementara itu, Pemangku Adat Kasepuhan Cisitu, Abah Yoyo Yohenda, menuturkan bahwa tradisi panen padi ini telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi identitas masyarakat adat di wilayah selatan Banten. Ia berharap perhatian pemerintah terhadap budaya lokal terus ditingkatkan.

Acara ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama hasil bumi yang dipanen, sebagai bentuk kebersamaan antara masyarakat adat dan pemerintah.

Dengan semangat menjaga tradisi dan memperkuat ketahanan pangan, panen padi tradisional di Cisitu menjadi bukti bahwa budaya dan pembangunan dapat berjalan seiring demi kebaikan bersama.
(JAT)

Berita Terkait

Daftar Juara Lomba Video Kreatif PT TNG
Penanaman 1.000 Pohon Dorong RTH Tangerang
Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026
Perjumpaan RA Kartini Dengan Mbah Sholeh Darat. Lebih dari Emansipasi, Ini Sisi Spiritual Perjuangan Kartini
Dimyati: Pengamanan May Day di Banten Sudah Siap
Forum Pimred Multimedia Gelar Open Golf Tournament 2026, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan di Momentum HPN
Banyak Jabatan Plt, DPRD Lebak Minta Segera Diisi
Sachrudin Tekankan Integritas Lewat Pelatihan SPIP
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:50 WIB

Daftar Juara Lomba Video Kreatif PT TNG

Kamis, 23 April 2026 - 12:47 WIB

Penanaman 1.000 Pohon Dorong RTH Tangerang

Kamis, 23 April 2026 - 12:45 WIB

Lebak Kejar LTT 157 Ribu Hektare pada 2026

Kamis, 23 April 2026 - 12:15 WIB

Perjumpaan RA Kartini Dengan Mbah Sholeh Darat. Lebih dari Emansipasi, Ini Sisi Spiritual Perjuangan Kartini

Selasa, 21 April 2026 - 11:50 WIB

Dimyati: Pengamanan May Day di Banten Sudah Siap

Berita Terbaru

Daerah

PT TNG Rencanakan Perapihan Gapura Pasar Anyar Tangerang

Jumat, 24 Apr 2026 - 15:21 WIB

Daerah

Indeks Daya Saing Kota Tangerang Tembus 4,13

Jumat, 24 Apr 2026 - 15:11 WIB