Masyarakat Diminta Sedekah Air dan Sampah Secara Masif, Jaga Keseimbangan Lingkungan

Kamis, 25 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Penjabat Walikota Tangerang, Dr. Nurdin, memberikan panggilan kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk bergabung dalam Gerakan Sedekah Air dan Sampah sebagai bagian dari upaya konservasi air guna mengatasi permasalahan banjir yang seringkali melanda kota ini.

Acara Gerakan Sedekah Air dan Sampah dilaksanakan di Gedung Perumahan Setneg, Pinang, Kota Tangerang, Rabu (24/01).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai cara efektif untuk menyimpan air hujan selama musim penghujan, sehingga dapat dimanfaatkan ketika musim kemarau tiba.

“Dengan gerakan ini, kita bisa menyimpan air hujan yang melimpah di musim hujan untuk disedekahkan kembali pada saat kemarau, baik kepada manusia, hewan, maupun tanaman. Ini adalah cara nyata untuk menghadapi tantangan banjir yang seringkali terjadi di musim hujan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pj walikota Sebut UMKM Soko Guru Ekonomi Tangerang

Beliau menekankan bahwa keberhasilan gerakan ini memerlukan partisipasi masif dari masyarakat. Sedekah air dan sedekah sampah dapat dilakukan di berbagai tempat, seperti membuat kolam resapan di halaman rumah atau menggunakan biopori untuk mengurangi air yang masuk ke saluran air.

Dalam upaya mendukung gerakan ini, Pemkot Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyerahkan sejumlah alat dan fasilitas konservasi lingkungan, termasuk Alat Biotor, Alat Pemantau Udara Parameter (PM) 2.5, benih tanaman, tong komposter, dan kasgot (Bekasa Maggot).

Baca Juga:  Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu Perkilo

Dirinya berharap bahwa gerakan ini tidak hanya akan membantu mengurangi risiko banjir dan kekeringan, tetapi juga akan berkontribusi pada pelestarian lingkungan. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama beradaptasi dan bermitigasi dalam menghadapi perubahan iklim.

“Mari tingkatkan kesadaran kita akan pentingnya konservasi air sebagai langkah nyata untuk mengendalikan banjir dan kekeringan, serta menjaga keseimbangan lingkungan. Gerakan ini perlu dilakukan secara bersama-sama dan masif,” tambahnya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Tangerang dapat menjadi contoh positif dalam upaya pelestarian lingkungan dan penanganan masalah banjir di tingkat lokal.

Penulis : cng

Editor : ris

Berita Terkait

Jelang TKA 2026, SDN Daan Mogot 3 Siapkan Infrastruktur Latih Siswa Hadapi Ujian Berbasis Komputer
Disdik Kota Tangerang Pastikan SPMB 2026 Siap, Seleksi Prestasi Kini Pakai TKA
Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI
PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2
Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital
Diskominfo Genjot Transparansi dan Pelayanan Informasi
AHY Dorong Penataan Pesisir Terintegrasi
Pengusutan Dugaan Korupsi, Kejati Banten Geledah PT ABM
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 23:02 WIB

Jelang TKA 2026, SDN Daan Mogot 3 Siapkan Infrastruktur Latih Siswa Hadapi Ujian Berbasis Komputer

Jumat, 17 April 2026 - 22:57 WIB

Disdik Kota Tangerang Pastikan SPMB 2026 Siap, Seleksi Prestasi Kini Pakai TKA

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI

Jumat, 17 April 2026 - 15:26 WIB

PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2

Jumat, 17 April 2026 - 15:23 WIB

Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital

Berita Terbaru

Bisnis

Ratusan Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pemanfaatan AI

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:29 WIB

Daerah

PDAM TB Targetkan 10 Ribu Pelanggan Baru di Zona 2

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:26 WIB

Daerah

Generasi Muda Harus Jadi Pemersatu di Era Digital

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:23 WIB