Menko Pangan Minta KPK Kawal Program MBG

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | TR.CO.ID

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengawal program-program unggulan pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memiliki anggaran fantastis.

Menurut Zulhas, MBG memiliki anggaran Rp 350 triliun yang menyasar 82,9 juta penerima manfaat. Zulhas menyebut MBG sangat penting bagi masyarakat sehingga meminta jangan sampai ada kebocoran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dan kami juga terima kasih memang meminta dikawal. Program-program unggulan ada di sini, MBG, MBG itu Rp 350 triliun. Jadi, nggak sembarang, 82,9 juta. Ini dasar program ini. Ini kan untuk rakyat yang jangan sampai bocor, gitu. Presiden juga pesankan seperti itu,” tutur Zulhas dalam Agenda Hari Anti Korupsi di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, dikutip Selasa (16/12).

Baca Juga:  Komplotan Pembobol ATM di Jakarta Ditangkap, Raup Rp 500 Juta yang Habis untuk Judi Slot

Kemenko Pangan juga ditugaskan dalam Satgas Koperasi Desa Merah Putih. Program tersebut juga memiliki anggaran sangat besar mencapai Rp 240 triliun. “Kami juga sekarang ditugaskan Satgas Koperasi Desa. Koperasi Desa juga besar, Rp 240 triliun uangnya,” imbuhnya.

Ia menambahkan, pihaknya bertugas memonitor, merapikan dan menyiapkan program-program tersebut agar terlaksana dengan baik. Oleh karena itu Kemenko Pangan menggandeng berbagai institusi seperti Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) hingga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca Juga:  Jangan Ada Pungli di Pelayanan Publik

“Kami yang memonitor, merapikan, menyiapkan, dan sebagainya. Mendukung agar itu bisa terlaksana. Oleh karena itu, kami kerja sama-sama dengan BPKP, BPK, agar ini berjalan sesuai dengan aturan. Karena kalau di sini diaudit BPK tidak memenuhi persyaratan, itu bisa keuangan pemerintah bisa pengaruh karena anggaranya besar-besar,” pungkasnya. (Con/hmi)

Berita Terkait

Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol
Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang Pria 21 Tahun Nekat Datangi Rumah Wali Kota Minta Sumbangan
Lepas Sambut Kajari Kota Tangerang, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Pembangunan
Cegah Praktik Prostitusi, Satpol PP Kota Tangerang Razia Warung Karaoke di Kecamatan Periuk
Operasi Peredaran Miras Digencarkan, Ratusan Botol Berhasil Diamankan Satpol PP Kota Tangerang
Polisi Dalami Kasus Kematian Pelajar di Sukadiri
Petugas Pos Damkar Pinang Diduga Dianiaya, Kepala BPBD : Fokus Pemulihan Korban
Motor Admin Percetakan Hilang di Depan Ruko
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:30 WIB

Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:37 WIB

Ngaku Sepupu Ketua PWI Kota Tangerang Pria 21 Tahun Nekat Datangi Rumah Wali Kota Minta Sumbangan

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:25 WIB

Lepas Sambut Kajari Kota Tangerang, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Pembangunan

Rabu, 15 April 2026 - 21:35 WIB

Cegah Praktik Prostitusi, Satpol PP Kota Tangerang Razia Warung Karaoke di Kecamatan Periuk

Rabu, 15 April 2026 - 01:40 WIB

Operasi Peredaran Miras Digencarkan, Ratusan Botol Berhasil Diamankan Satpol PP Kota Tangerang

Berita Terbaru