P4 Gerudug Gedung ULP dan DPRD Pandeglang

Jumat, 25 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG I TR.CO.ID

Pergerakan Pemuda Peduli Pandeglang (P4) menggeruduk gedung Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan gedung DPRD Kabupaten Pandeglang. Ia menduga adanya oknum anggota DPRD menjadi kordinator proyek dan pengondisian pengadaan barang dan jasa.

Arif Wahyudin kordinator P4 Pandeglang mengatakan, dugaan anggota DPRD pandeglang mengondisiikan proyek di antaranya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arif Wahyudin kordinator Pergerakan Pemuda Peduli Pandeglang (P4) mengatakan

“Perlu adanya peran Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan investigasi adanya oknum Dewan di duga menjadi kordinator proyek di kabupaten pandeglang baik anggaran APBD maupun anggaran APBN,” ujarnya, Kamis (24/8/23).

Tambah Arief, seharusnya ranah dewan bukan menjadi diduga kordinator proyek atau pembagi proyek melainkan membentuk praturan daerah bersama bupati, membahas dan memberikan persetujuan rencana peraturan daerah (Raperda) mengenai APBD yang diajukan oleh bupati, melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan perda dan APBD.

Baca Juga:  Hadir Dalam Wonderkind X Festival Di Pesantren Darul Qur’an Mulia ,

“Tetapi berbeda DPRD kabupaten pandeglang ada Oknum Dewan di kabupaten pandeglang semua tugas dan fungsinya di abikan dan memilih di duga menjadi kordinator proyek,” ujarnya.

Sementara itu, Adit sama Kordinator dua dalam orasinya mempertanyakan ke hadiran ULP, selain kantornya tiap hari sepi tanpa penghuni juga menyayangkan kinerja orang-orang ULP yang kerjanya masih bisa di kendalikan oknum – oknum pihak ketiga (oknum dewan).

“ULP di bentuk oleh pemerintah bukan untuk di jadikan obyek yang di jadikan kepentingan sepihak dan golongan pengadaan barang dan jasa melainkan untuk netralisasi pengadaan barang dan jasa, baik itu kegiatan APBD maupun APBN,” tuturnya.

“Selain ULP, juga gedung DPRD yang seharusnya di jadikan tempat aspirasi masyarakat , tetapi di jadikan adanya dugaan oknum dewan menjadi kordinator Proyek baik yang sipatnya lelang di atas Rp 200 Juta maupun pengadaan barang dan jasa pemilihan langsung (PL) yang nilainya di bawah Rp.200 juta,” sambungnya.

Baca Juga:  KPU Tidak Wajib Publikasi Status Hukum Caleg

Ditempat yang sama, Cici Orator P4 satu, mensinyalir oknum anggota dewan yang diduga menjadi kordinator proyek di gedung DPRD pandeglang ini adalah saudara I dan D, kedua saudara I dan D ini sangat di sayangkan kinerjanya yang seharusnya menampung aspirasi masyarakat malah di duga menjadi kordinator proyek untuk mencari keuntungan pribadi dan golongan dan mengabaikan tugas dan pungsi selaku dewan.

“Sehingga sifat seperti ini yang berarti Busuk atau Rusak dan tidak bermoral serta
penyimpangan dari kesucian,” katanya

Senada, Andi Orator P4 dua menyayangkan sikap kinerja ULP yang tidak memiliki pendirian dan keberanian untuk melawan oknum kordiator yang di duga mengendalikan lelang proyek .

“Lebih aneh lagih kenapa di tubuh dewan di duga ada yang menjadi kordinator proyek ,vsehingga kalau di tubuh dewan ada yang di duga menjadi kordinator proyek lalu siapa yang menjajadi wasitnya,” tuturnya. (ian/dam/hel)

Berita Terkait

Soal Harga Beras Mahal, Kapolres Serang Sebut ada Indikator Spekulan Penimbun Beras
Sempat Membuat Penumpang Terjatuh, Eskalator Stasiun Manggarai yang Rusak Diperbaiki
Terkait Kaburnya 16 Tahanan dari Sel, 10 Anggota Polsek Tanah Abang Jalani Pemeriksaan Propam
Kepsek SD Cikande Ikuti Sosialisasi Juknis BOSP
Nelayan kecil tewas terjatuh ke laut, pihak keluarga bermohon kepada Walikota Medan agar mendapatkan santunan.
Ketua PWI Depok Narsum di Forum Renja Bapedda
Panitia Umumkan SDIT Syifa Fikriya Juara Umum FLSSN Tahun 2024
Komnas HAM Dipersilahkan Mediasi Warga Kampung Bayam dengan Jakpro
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 23:00 WIB

Soal Harga Beras Mahal, Kapolres Serang Sebut ada Indikator Spekulan Penimbun Beras

Kamis, 22 Februari 2024 - 14:35 WIB

Dedy Chandra Biasa di Sebut ‘Om Polos Banget’Dipenjara Terkait Kasus Pencemaran

Kamis, 22 Februari 2024 - 11:32 WIB

Seorang Pemuda di Duren Sawit Tewas Diserang Gangster

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:26 WIB

KPK Tetapkan 10 Tersangka Kasus Pungli di Rutan

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:20 WIB

Terjadi di Sekolah Internasional di Tangsel, Korban Perundungan Diketahui telah Dua Kali Alami Kekerasan

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:12 WIB

Tiga Pelaku Pengeroyok Dua Jukir di Kemayoran Ditangkap

Rabu, 21 Februari 2024 - 11:06 WIB

Terkait Polemik Kampung Bayam, Pj Gubernur DKI Dilaporkan ke Ombudsman RI

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:56 WIB

Dua dari Enam Belas Tahanan Kabur di Polsek Tanah Abang kembali Ditangkap

Berita Terbaru

Bola

Final Carabao Cup 2023/2024: Chelsea vs Liverpool

Jumat, 23 Feb 2024 - 16:31 WIB