Pedagang Pasar Anyar Tangerang Terapkan Pembayaran QRIS

Kamis, 31 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Lebih dari 70 persen pedagang dari 522 kios yang ada di Pasar Anyar Tangerang telah menerapkan sistem pembayaran non tunai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), untuk melayani masyarakat dalam aktivitas berbelanja. Dengan ini proses jual beli atau berbelanja di Pasar Anyar Tangerang lebih dimudahkan dengan transaksi non tunai yang diterapkan.

Diketahui, Pasar Anyar Tangerang merupakan pasar tradisional pertama di Kota Tangerang yang ditetapkan Bank Indonesia sebagai Pasar Sehat Inovatif dan Aman Pakai (SIAP) QRIS. Direktur Perumda Pasar Kota Tangerang, Titin Mulyati mengatakan Pasar Anyar Tangerang menjadi Pasar SIAP-QRIS dalam rangka mendukung program Pemerintah dalam menumbuhkan ekonomi kerakyatan berbasis digital.

“Penerapan pembayaran QRIS tak hanya pada pedagang parabotan, sejumlah pedagang sayuran, daging dan lainnya juga turut menggunakan QRIS. Para pedagang, sebelumnya telah mendapat edukasi dan telah mengerti cara penggunaannya,” ungkapnya, kemarin.

“Bahkan banyak pedagang juga turut memberikan edukasi dan menyarankan pada para pembeli untuk melakukan pembayaran menggunakan QRIS. Sehingga mereka tak repot mengeluarkan uang receh untuk pembelian atau pembayaran,” tambahnya.

Dijelaskan Titien, selain Pasar Anyar Tangerang, penerapan QRIS juga dilakukan di Pasar Poris. Secara bertahap, Perumda Pasar Kota Tangerang akan terus berupaya mensosialisasikan penggunaan QRIS oleh pedagang dan pasar lainnya. Sehingga, penerapan digital pada lingkungan pasar bisa lebih masif lagi di Kota Tangerang.

Baca Juga:  Bapenda Lanjutkan Relaksasi Keringanan Pajak

“QRIS memudahkan pedagang dan juga pembeli dalam bertransaksi, penjual tidak perlu repot menyiapkan uang kembalian begitu juga pembeli yang lebih suka transaksi non tunai,” ungkapnya.

Ditambahkan, penggunaan QRIS bagi pedagang juga dilakukan untuk pembayaran retribusi Pasar. Pedagang tinggal menempelkan kode QRIS kepada petugas retribusi yang datang ke kios.

“Penggunaan QRIS dalam retribusi merupakan upaya Perumda memasyarakatkan gerakan non tunai di Pasar, selain itu juga menjaga akuntabilitas pendapatan retribusi Pasar. Perumda Pasar Kota Tangerang juga telah menerapkan QRIS di Mobil Belanja Gampang atau Si Jampang,”.

Penulis : Haris Sujarsad

Editor : Adam Kamal

Berita Terkait

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
Benyamin Minta Kadin Tangsel Dorong Ekonomi Daerah
Pemkot Permudah Izin, UMKM Diminta Bergerak Cepat
Berdayakan Perempuan Lewat Kewirausahaan, Pemkot Tangerang Gelar Roadshow Pelatihan PKHP di 13 Kecamatan
Inflasi Kota Tangerang Turun ke 1,54 Persen, Terendah Sepanjang 2026
Dekra Fest 2026 Angkat Kriya dan UMKM Lokal
Teruji Kendalikan Inflasi, Kota Tangerang Masuk 12 Besar Terbaik Versi Kemendagri
Di Anugrahi “PLATINUM “,Bentuk Apresiasi Gubernur Banten Untuk PT. indah Kiat Pulp & Paper
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:20 WIB

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:58 WIB

Benyamin Minta Kadin Tangsel Dorong Ekonomi Daerah

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:12 WIB

Pemkot Permudah Izin, UMKM Diminta Bergerak Cepat

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:51 WIB

Berdayakan Perempuan Lewat Kewirausahaan, Pemkot Tangerang Gelar Roadshow Pelatihan PKHP di 13 Kecamatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:24 WIB

Inflasi Kota Tangerang Turun ke 1,54 Persen, Terendah Sepanjang 2026

Berita Terbaru