Pemkot Perkuat Layanan Home Visit dan Terapi untuk ODGJ

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Dalam upaya memperkuat layanan kesehatan jiwa di tingkat komunitas, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui 39 puskesmas memiliki layanan kunjungan rumah dan pemberian obat jangka panjang untuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Salah satunya, seperti yang dilakukan Puskesmas Karawaci Baru yang memberikan layanan ke pasien di sejumlah wilayah kerjanya. Hal ini bagian dari strategi layanan jemput bola, yang bertujuan untuk menjangkau pasien dengan kebutuhan khusus secara langsung di lingkungan tempat tinggalnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Puskesmas Karawaci Baru dr. Dece Feriyeni mengatakan, kegiatan kunjungan rumah ini menjadi salah satu bentuk nyata dari komitmen Pemkot Tangerang dalam mendekatkan layanan kesehatan jiwa kepada masyarakat.

Baca Juga:  DPUPR Banten Alokasikan Rp600 Miliar, Untuk Pembangunan Jembatan dan Jalan di Tiga Kabupaten

“Petugas kesehatan dari Puskesmas Karawaci Baru secara aktif mengunjungi pasien ODGJ di wilayah kerja mereka. Yaitu, guna memastikan kontinuitas pengobatan serta memantau perkembangan kondisi pasien. Hal ini, biasanya dilakukan berkala satu bulan sekali atau lebih, saat pasien membutuhkan penanganan,” jelas dr. Dece, Senin (1/9/25).

Ia menjelaskan, selain memberikan obat jangka panjang, kegiatan ini juga mencakup pemberian edukasi kepada keluarga pasien mengenai pentingnya kepatuhan minum obat dan dukungan psikososial dalam proses pemulihan.

Tim kesehatan berperan tidak hanya sebagai pemberi layanan medis, tetapi juga sebagai pendamping yang memberikan empati, perhatian dan informasi yang dibutuhkan oleh keluarga pasien ODGJ.

“Melalui kegiatan ini, Pemkot Tangerang berharap dapat menurunkan angka putus obat, mencegah kekambuhan dan mendorong kualitas hidup yang lebih baik bagi para penyintas gangguan jiwa,” katanya,.

Baca Juga:  Andra Soni: HPN Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Lanjutnya, partisipasi aktif keluarga dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keberlanjutan terapi ODGJ. “Kesehatan jiwa bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga komunitas. Dukungan lingkungan sekitar sangat berpengaruh terhadap proses penyembuhan pasien,” ujarnya.

Dengan semangat kepedulian dan kasih sayang, Puskesmas Karawaci Baru dan Pemkot Tangerang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah terhadap ODGJ. “Kesehatan jiwa adalah hak setiap warga dan sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga serta merawatnya,” pungkansya. (wil/dam)

Berita Terkait

Dua Aplikasi di Luncurkan , Disdik Kota Tangerang Perkuat Mutu Pendidikan
Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol
Judi Online Intai Anak-Anak, Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Digital
Perempuan 19 Tahun Tewas dalam Kebakaran Bengkel
Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif
Pendaftaran Lomba Pramuka Cinta Masjid Kota Tangerang Dibuka
Pemkot Tangerang Siapkan Crossing Drainase di Akses Bandara Soetta
Paramount Hadir untuk Masyarakat di Momen Idul Adha
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:36 WIB

Dua Aplikasi di Luncurkan , Disdik Kota Tangerang Perkuat Mutu Pendidikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:30 WIB

Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:27 WIB

Perempuan 19 Tahun Tewas dalam Kebakaran Bengkel

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:46 WIB

Pendidikan Banten Tunjukkan Tren Positif

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:35 WIB

Pendaftaran Lomba Pramuka Cinta Masjid Kota Tangerang Dibuka

Berita Terbaru

Bola

Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:32 WIB

Daerah

Ribuan Penerima Bansos Terindikasi Judol

Selasa, 2 Jun 2026 - 14:30 WIB