Pemkot Serang Tarik Randis Masih Dipakai Eks Pejabat

Kamis, 13 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengumumkan akan menarik kendaraan dinas yang masih digunakan oleh mantan pejabat. Langkah ini diambil menyusul instruksi Sekretaris Daerah (Sekda) pada 3 Juni 2024, yang meminta para pemegang kendaraan dinas untuk segera mengembalikannya.
Instruksi dan Langkah Penarikan

Pejabat (Pj) Wali Kota Serang, Yedi Rahmat, menyatakan bahwa surat resmi telah dikirimkan kepada para pemegang kendaraan dinas untuk segera menyerahkan kendaraan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada tanggal 3 Juni 2024 Sekda sudah berkirim surat kepada pemegang kendaraan dinas untuk segera menyerahkan kendaraan tersebut,” kata Yedi Rahmat di Serang, Rabu (12/6/2024).

Yedi menegaskan bahwa kendaraan dinas ini tidak akan dijual karena masih dibutuhkan untuk operasional dinas, mengingat tidak ada anggaran untuk pembelian mobil dinas baru bagi Wali Kota dan Wakil Walikota yang akan datang. “Karena di 2024 ini kita tidak menganggarkan, otomatis kendaraan tersebut masih dibutuhkan untuk operasional dinas,” katanya.

Baca Juga:  Tolak Pj Kepala Daerah dari Pusat, Janur Minta Akomodir Usulan DPRD

Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Wilayah Banten mencatat sebanyak 64 aset bergerak milik Pemkot Serang tidak diketahui keberadaannya. Meski demikian, Pemkot Serang telah melakukan upaya pendataan dan mengirimkan surat serta mendatangi langsung kediaman para pemegang kendaraan dinas yang masih dikuasai oleh beberapa eks pejabat.

“Kita sudah berkirim surat ke beberapa yang sudah diketahui masih menggunakan kendaraan dinas. Yang sudah mengkonfirmasi akan mengembalikan itu baru mantan pejabat Pemkot, Pak Wakil Walikota, saya cukup apresiasi karena beliau ini sangat bijak,” ujar Yedi

Baca Juga:  Risma Nilawati, Memilih Tetap Menjanda

Yedi juga berharap agar eks pejabat lainnya mengikuti langkah yang sama dengan mengembalikan kendaraan dinas yang masih mereka kuasai. Kendaraan ini sangat dibutuhkan untuk mendukung operasional pemerintahan yang optimal.

“Kalau di surat tidak ada batas waktu, tapi kita seharusnya bisa bijak dan menjadi warga negara yang baik taat pada aturan perundang-undangan,” tambah Yedi.
Dengan langkah tegas ini, Pemkot Serang berharap dapat memastikan bahwa semua aset bergerak, termasuk kendaraan dinas, digunakan sesuai peruntukannya demi mendukung kelancaran operasional pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. (hed/ka6)

Berita Terkait

Bocah Tenggelam di Kali Pondok Jaya Ditemukan
Kejari dan RSUD Pakuhaji Operasi Mata Katarak Gratis
Warga Diminta Waspadai Penyakit Tidak Menular
Empat Balon Pilkada Lebak Diberi Tugas Oleh PPP
Workshop IKM bagi Kepsek dan Guru SD di Jawilan
Jangan Ada Bullying dan Perundungan Saat MPLS
Pj Walikota Sidak Pasar Induk Jatiuwung, Cek Harga dan Pasokan Pangan
Guyon Waton Bakal Guncang Kota Tangerang, Acara Digifest Vol 2
Berita ini 568 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 12:25 WIB

Bocah Tenggelam di Kali Pondok Jaya Ditemukan

Senin, 15 Juli 2024 - 12:23 WIB

Kejari dan RSUD Pakuhaji Operasi Mata Katarak Gratis

Senin, 15 Juli 2024 - 11:22 WIB

Empat Balon Pilkada Lebak Diberi Tugas Oleh PPP

Senin, 15 Juli 2024 - 10:57 WIB

Workshop IKM bagi Kepsek dan Guru SD di Jawilan

Senin, 15 Juli 2024 - 10:55 WIB

Jangan Ada Bullying dan Perundungan Saat MPLS

Berita Terbaru

Selebritis

Nagita Slavina Pelihara Banyak Kucing

Senin, 15 Jul 2024 - 12:27 WIB

Daerah

Bocah Tenggelam di Kali Pondok Jaya Ditemukan

Senin, 15 Jul 2024 - 12:25 WIB

Daerah

Kejari dan RSUD Pakuhaji Operasi Mata Katarak Gratis

Senin, 15 Jul 2024 - 12:23 WIB

Hukum & Kriminal

Bandar Judi Online Tiga Bulan Raup 200 Miliar

Senin, 15 Jul 2024 - 11:31 WIB