Pemkot Tangerang Berikan Santunan Kematian, Bagi Warga Kurang Mampu

Kamis, 11 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya memaksimalkan layanan dan bantuan bagi masyarakatnya. Melalui Dinas Sosial, mereka telah meluncurkan program santunan kematian yang ditujukan khusus bagi keluarga yang kurang mampu.

Kepala Dinas Sosial, Mulyani, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan bantuan kepada warga yang memenuhi kriteria tertentu sesuai dengan Peraturan Wali Kota Tangerang Nomor 100 Tahun 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Santunan kematian ini adalah upaya kami untuk membantu masyarakat kurang mampu di Kota Tangerang. Syarat utamanya adalah terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Setelah verifikasi, kami memberikan santunan sebesar Rp 3 juta per-jiwa, termasuk bayi yang sudah terdaftar di DTKS sebelumnya,” ungkap Mulyani dalam pernyataannya, Rabu (10/01/24).

Baca Juga:  Antisipasi Banjir, Kali Sabi Diturap

Mulyani juga menjelaskan bahwa ada beberapa kondisi di mana santunan tidak dapat diberikan kepada keluarga kurang mampu, seperti kasus bunuh diri, hukuman mati, tindak kejahatan atau pidana dengan hukuman lebih dari satu tahun, penggunaan zat adiktif, serta bencana alam.

Bagi keluarga yang belum terdaftar di DTKS, mereka dapat mengajukan permohonan melalui RT/RW setempat yang akan diurus lebih lanjut oleh Kelurahan, Kecamatan, dan akhirnya Dinas Sosial. Prosesnya akan melibatkan tim verifikasi lapangan.

Dalam harapannya, Mulyani mengatakan bahwa program santunan kematian ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi bagi keluarga yang kehilangan tulang punggungnya. Dia juga mengimbau agar masyarakat yang memenuhi syarat segera mengajukan permohonan kepada Wali Kota Tangerang melalui Dinas Sosial.

Baca Juga:  Sachrudin Lantik 32 Pengawas Sekolah

Untuk mendapatkan santunan, Masyarakat diwajibkan melengkapi dokumen-dokumen seperti fotokopi akta kematian, surat pernyataan dan kuasa waris yang diketahui oleh kelurahan, surat keterangan terdaftar di DTKS, KTP-el pemohon, KK penduduk miskin yang meninggal dunia, surat keterangan dari bidan atau dokter, dan nomor rekening pemohon.

Masyarakat diberikan waktu 40 hari kerja untuk menyelesaikan proses administrasi ini, dihitung sejak penduduk kurang mampu meninggal dunia. Program santunan kematian ini diharapkan dapat memberikan bantuan dan dukungan kepada keluarga yang sedang mengalami masa sulit akibat kehilangan anggota keluarga mereka.

Penulis : cng

Editor : ris

Berita Terkait

Hadapi Ancaman Keamanan Data, Diskominfo Gelar Workshop Tren Teknologi AI
Sosialisasi Pilkada Lebak Akan Dilakukan Secara Masif
Pemkot Pastikan Anak Tidak Putus Sekolah
Pemkot Tangerang Gelar Sosialisasi Produk bagi Pelaku UMKM
Stok Darah A dan AB Menipis, PMI Kota Tangerang Ajak Warga Berdonor Darah
Pemuda Kota Tangerang Wakili Banten dalam Pemilihan Pemuda Pelopor Nasional
DLHK Gelar Sosialisasi Sistem Aplikasi Retribusi Sampah
Apdesi Teluknaga Apresiasi Kinerja Pemkab dan Pengembang
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 13:27 WIB

Hadapi Ancaman Keamanan Data, Diskominfo Gelar Workshop Tren Teknologi AI

Kamis, 18 Juli 2024 - 13:23 WIB

Sosialisasi Pilkada Lebak Akan Dilakukan Secara Masif

Kamis, 18 Juli 2024 - 11:55 WIB

Pemkot Pastikan Anak Tidak Putus Sekolah

Kamis, 18 Juli 2024 - 11:46 WIB

Pemkot Tangerang Gelar Sosialisasi Produk bagi Pelaku UMKM

Kamis, 18 Juli 2024 - 11:43 WIB

Stok Darah A dan AB Menipis, PMI Kota Tangerang Ajak Warga Berdonor Darah

Berita Terbaru

Selebritis

Amel Carla Belum Berencana Menikah

Kamis, 18 Jul 2024 - 14:07 WIB

Daerah

Satu Keluarga Didalam Mobil Tergelincir Keparit

Kamis, 18 Jul 2024 - 13:32 WIB

Daerah

Polsek Teluknaga Amankan Penjual Obat Tramadol

Kamis, 18 Jul 2024 - 13:30 WIB

Daerah

Sosialisasi Pilkada Lebak Akan Dilakukan Secara Masif

Kamis, 18 Jul 2024 - 13:23 WIB