Warga Keluhkan Galian Tanah

Rabu, 10 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | TR.CO.ID

Aktivitas galian tanah di Desa Mekarsari dan Desa Citeras Kecamatan Rangkasbitung, Lebak yang makin menjamur dikeluhkan pengguna jalan dan warga sekitar. Galian yang diduga tak berizin tersebut berada dibeberapa titik di wilayah Kecamatan Rangkasbitung, terutama di ruas jalan Rangkasbitung – Citeras – Maja.

Pantauan di lapangan, terlihat truck-truck mobil pengangkut tanah berjajar di bahu-bahu sepanjang jalan Rangkasbitung-Citeras-Maja hingga mengganggu lalulintas dan aktivitas warga. Bahkan, lingkungan menjadi kotor dan kumuh akibat tanah yang tercecer di jalanan.

“Keberadaan galian sudah lama keberadaannya yang sering berimbas kepada masyarakat dan jalan kalau hujan becek, licin. Kalau lagi gak hujan, panas seperti ini ya begini keadaannya berdebu sangat menggangu aktivitas kami,” kata Budi, warga Mekarsari, kepada wartawan, Selasa (09/01/2024)

Budi berharap, ada tindakan tegas dari pemerintah, karena keberadaannya sangat mengganggu dan yang paling penting galian tanah tersebut dengan nyata merusak lingkungan dan ekosistem yang ada.

“Kami minta untuk segera ditertibkan, karena keberadaannya tidak membawa manfaat,” paparnya.

Yanto, Anggota DPRD Lebak menyatakan terkait aktivitas galian dan perusahaan kandang ayam untuk Kecamatan Rangkasbitung sudah dilarang dan itu bisa diliat di tata ruang. Walaupun. Saat ini ada galian yang masih berjalan, mungkin itu masa ijinnya belum habis.

Baca Juga:  Kejati Banten Periksa 37 Saksi, Dugaan Korupsi Jasa Pengangkutan dan Pengelolaan Sampah Tangsel

“Tidak ada ijin baru lagi untuk galian dan peternakan kandang ayam di Rangkasbitung, apalagi galian tanah yang pastinya ilegal alias tak berizin,” ujarnya.

Untuk itu, kata Yanto, pemerintah daerah harus segera mengecek, jika tidak berijin tutup permanen.

“Harus tegas karena jika tidak akan ada galian-galian tanah atau pasir lainnya,” ucap Yanto.

Penulis : eem/jat

Editor : ris

Berita Terkait

Peduli Sungai, PT. IKPP Tangerang Raih Penghargaan Cisadane Awards
Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing
Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK
PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah
Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri
Kejagung Tahan Tiga Eks Pejabat BGN, Dugaan Korupsi MBG
Samsat Ciledug Gelar Razia Pajak Kendaraan, 200 Kendaraan Terjaring
Gubernur Banten Deklarasikan SPMB Bersih dan Adil
Berita ini 48 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:21 WIB

Peduli Sungai, PT. IKPP Tangerang Raih Penghargaan Cisadane Awards

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:04 WIB

Pemkot Tangerang Mulai Realisasikan Tiga Proyek Strategis di TPA Rawa Kucing

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:01 WIB

Pemkot Tangerang Gandeng LPK Wahana Danau Indah, Buka Jalan Kerja ke Jepang bagi Lulusan SMK

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:24 WIB

PT IKPP Tangerang Serahkan PLTS Rooftop 8.000 Wattpeak ke TPST 3R Batan Indah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:19 WIB

Dindik Kota Tangerang Bagikan Cara Cek PIN SPMB Secara Mandiri

Berita Terbaru