TANGERANG | TR.CO.ID
Dalam rangka memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan terus menguatkan program pencegahan dan pengendalian penyakit Tuberkulosis (TBC). Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pemberian makanan tambahan (PMT) secara simbolis kepada pasien TBC di Rumah Sakit Sari Asih Cipondoh, kemarin.
Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, menyatakan bahwa pemberian PMT yang berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang menjadi langkah penting dalam membantu proses penyembuhan pasien.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Masyarakat tidak perlu takut terhadap TBC, karena penyakit ini bisa disembuhkan. Pemkot Tangerang terus berupaya menjalankan berbagai program untuk menurunkan angka penyintas TBC,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni, menjelaskan bahwa bantuan makanan tambahan akan diberikan kepada 600 penyintas TBC selama enam bulan, dengan distribusi setiap satu bulan sekali.
“Pemberian makanan tambahan ini berupa sembako sehari-hari, seperti beras, susu kental manis, kacang hijau, serta tambahan protein seperti sarden,” kata Dini.
Ketua Baznas Kota Tangerang, Ashlie Elhusyairi, menuturkan bahwa pihaknya telah menyalurkan dana sebesar Rp720 juta untuk mendukung program ini. Ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menunaikan zakat fitrah, zakat mal, dan zakat profesi guna membantu sesama.
“Mari seluruh elemen masyarakat menunaikan zakat, karena zakat yang diberikan akan sangat bermanfaat dan kembali ke masyarakat. Selain itu, menunaikan zakat di bulan suci ini juga akan menambah pahala,” jelas Ashlie.
Direktur Rumah Sakit Sari Asih Cipondoh, Doni Reva Setiadi, turut mendukung penuh kegiatan ini dan menegaskan bahwa rumah sakitnya berkomitmen dalam upaya pengendalian TBC.
“Kami sebagai salah satu rumah sakit pelapor TBC terbaik di Indonesia tentu memiliki tanggung jawab untuk mensukseskan program ini. Salah satunya adalah dengan menyediakan fasilitas untuk kegiatan ini,” tuturnya.
Dengan berbagai upaya ini, Pemkot Tangerang berharap angka penyintas TBC dapat terus menurun dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pencegahan serta pengobatan yang tepat untuk TBC.(ris/dam)









