Pemprov Banten Gencarkan Sertifikasi Aset, Targetkan 50% Penyelesaian Tahun Ini

Senin, 15 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG | TR.CO.ID

Pemerintah Provinsi Banten menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas pengelolaan aset dengan memprioritaskan proses sertifikasi. Meskipun sudah berhasil menyertifikasi 75 persen dari total 1.085 bidang aset hingga akhir 2023, tantangan masih ada di depan dengan 333 bidang aset yang belum bersertifikat.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Rina Dewiyanti, mengungkapkan bahwa mayoritas dari bidang aset yang belum tersertifikasi berada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 171 bidang merupakan aset jalan, sementara sisanya terkait dengan Situ, dengan hanya 10 dari 137 bidang yang telah tersertifikasi,” katanya, kemarin.

Rina menyatakan, komitmen penuh untuk menyelesaikan sertifikasi aset yang tersisa hingga tahun 2025. Dengan target mencapai 50 persen penyelesaian tahun ini, pihaknya berencana menyertifikasi sekitar 133 atau 150 bidang aset.

“Pihak BPKAD berupaya menjawab kendala yang dihadapi dengan berkolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten untuk percepatan penyelamatan aset. Rina mengakui bahwa kompleksitas penyelesaian aset, terutama yang berasal dari pelimpahan Pemprov Jawa Barat, membutuhkan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, kerjasama dengan Kejati Banten diharapkan dapat mempercepat proses pengamanan aset,” pungkasnya.

Baca Juga:  Pj Gubernur Al Muktabar Optimistis Angka Stunting Kembali Turun

Dalam mengatasi keterlambatan, Rina menjelaskan bahwa intervensi dari Datun Kejati sangat dibutuhkan agar penyelesaian aset dapat dilakukan dengan lebih efisien dan cepat. Dengan langkah-langkah ini. Pemerintah Provinsi Banten meyakinkan masyarakat akan kesungguhan mereka dalam meningkatkan tata kelola aset demi kepentingan publik dan pembangunan yang berkelanjutan.

Penulis : hed

Editor : ris

Berita Terkait

Kejari dan RSUD Pakuhaji Operasi Mata Katarak Gratis
Jangan Ada Bullying dan Perundungan Saat MPLS
Pj Walikota Sidak Pasar Induk Jatiuwung, Cek Harga dan Pasokan Pangan
Guyon Waton Bakal Guncang Kota Tangerang, Acara Digifest Vol 2
Arief Borong Beras Petani untuk Warga Pakuhaji
Komisi I Tanggapi Insiden Penembakan Capres Donald Trump: Kekerasan Politik Tak Dapat Ditoleransi
Petani Serahkan Lahan Untuk Puspem Cilangkahan
Ribuan Masyarakat Ikuti Jalan Sarungan 2024
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 12:23 WIB

Kejari dan RSUD Pakuhaji Operasi Mata Katarak Gratis

Senin, 15 Juli 2024 - 10:55 WIB

Jangan Ada Bullying dan Perundungan Saat MPLS

Senin, 15 Juli 2024 - 10:51 WIB

Pj Walikota Sidak Pasar Induk Jatiuwung, Cek Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 15 Juli 2024 - 10:46 WIB

Guyon Waton Bakal Guncang Kota Tangerang, Acara Digifest Vol 2

Senin, 15 Juli 2024 - 10:42 WIB

Arief Borong Beras Petani untuk Warga Pakuhaji

Berita Terbaru

Selebritis

Nagita Slavina Pelihara Banyak Kucing

Senin, 15 Jul 2024 - 12:27 WIB

Daerah

Bocah Tenggelam di Kali Pondok Jaya Ditemukan

Senin, 15 Jul 2024 - 12:25 WIB

Daerah

Kejari dan RSUD Pakuhaji Operasi Mata Katarak Gratis

Senin, 15 Jul 2024 - 12:23 WIB

Hukum & Kriminal

Bandar Judi Online Tiga Bulan Raup 200 Miliar

Senin, 15 Jul 2024 - 11:31 WIB