Peredaran Obat Terlarang Marak Terjual Bebas di Neglasari, FP2N : Polisi Dinilai Lemah

Rabu, 7 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | TR.CO.ID

Kolompok pemuda yang mengatasnamakan diri Forum Persatuan Pemuda Neglasari (FP2N) mengecam atas maraknya peredaran obat-obatan jenis golongan G beredar bebas di wilayah Neglasari, Kota Tangerang.

Organisasi kepemudaan yang berkonsentrasi di wilayah Kecamatan Neglasari ini menilai Polres Metro Tangerang Kota lemah dan melakukan pembiaran atas peredaran obat seperti Eximer dan Tramadol.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua FP2N Thorik Arfansyah menyampaikan jika pihaknya telah melayangkan surat ke Polres Metro Tangerang Kota.

“Kami tegaskan bahwa FP2N telah melayangkan surat ke Polres terkait maraknya peredaran obat terlarang terjual bebas dibeberapa wilayah Kecamatan Neglasari,” ungkap Thorik kepada awak media, kemarin (5/5/2025).

Baca Juga:  Perumda Tirta Benteng akan Buka Seleksi Calon Dirum

Thorik menuturkan jika peredaran obat terlarang ini telah meresahkan masyarakat.

“Hari ini kami menghitung ada sekitar 12 toko obat beredar bebas di Neglasari. Kami menilai hari ini pihak dari kepolisian dinilai gagal dalam melakukan pengawasan terhadap peredaran obat type G,” lanjut Thorik.

Thorik menegaskan jika peredaran obat-obatan type G ini dapat berdampak pada rusaknya regenerasi.

“Jadi yang mengonsumsi obat-obatan ini bukan lagi bukan lagi orang dewasa tapi diindikasi anak-anak dibawah umur juga,” kata Thorik.

Baca Juga:  Jalan Raya Imam Bonjol Diperbaiki, Pemkot Tangerang Antisipasi Kemacetan dan Kecelakaan Saat Mudik

Thorik mensinyalir kepolisian mengetahui atas peredaran obat-obatan jenis Eximer dan Tramadol tidak hanya terjual di toko-toko berkedok kosmetik dan sembako.

“Sebenarnya mereka tahu, karena saya melihat ada yang dagang dipinggir jalan, rumah, terus ada yang COD an dan lain sebagainya. Anehnya lagi polisi abai melihat situasi maraknya peredaran obat,” jelas Thorik.

Sementara berdasarkan hasil penelusuran awak media, salah seorang penjaga toko yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan jika pihaknya telah melakukan koordinasi kepada Polsek Neglasari atas awal pembukaan toko. (Sid)

Berita Terkait

Jelang TKA 2026, Kepala SDN Daan Mogot 3 Beri Motivasi Siswa Tekankan Kejujuran dan Kesiapan Mental
Semangat Kartini Menggema di Apel Senin, ASN Perempuan Pemkot Tangerang Tunjukkan Peran Strategis
Pemkot Tangerang Gerak Cepat Perbaiki Jalan Dipati Unus Kecamatan Cibodas
Jumat Asri, Kecamatan Benda Gelar Kerja Bakti Bersama di Kampung Baru
Suntikan Motivasi Wakil Wali Kota, Jadi Energi MSP FC Pertahankan Gelar
Buka Pekan Raya Cibodas, Maryono Ajak Warga Majukan UMKM dan Cintai Produk Lokal
Jelang TKA 2026, SDN Daan Mogot 3 Siapkan Infrastruktur Latih Siswa Hadapi Ujian Berbasis Komputer
Disdik Kota Tangerang Pastikan SPMB 2026 Siap, Seleksi Prestasi Kini Pakai TKA
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:02 WIB

Jelang TKA 2026, Kepala SDN Daan Mogot 3 Beri Motivasi Siswa Tekankan Kejujuran dan Kesiapan Mental

Minggu, 19 April 2026 - 11:41 WIB

Pemkot Tangerang Gerak Cepat Perbaiki Jalan Dipati Unus Kecamatan Cibodas

Minggu, 19 April 2026 - 11:38 WIB

Jumat Asri, Kecamatan Benda Gelar Kerja Bakti Bersama di Kampung Baru

Minggu, 19 April 2026 - 11:35 WIB

Suntikan Motivasi Wakil Wali Kota, Jadi Energi MSP FC Pertahankan Gelar

Minggu, 19 April 2026 - 11:32 WIB

Buka Pekan Raya Cibodas, Maryono Ajak Warga Majukan UMKM dan Cintai Produk Lokal

Berita Terbaru

Nasional

Semangat Kartini Menggema di Apel Senin

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:36 WIB

Pemerintahan

Disdukcapil Ajak Warga Optimalkan Layanan Online Sobat Dukcapil

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:34 WIB