SERANG | TR.CO.ID
Polda Banten melakukan apel gelar pasukan sebagai bagian dari persiapan Operasi Mantap Brata (Ops Mantap Brata) 2024, khususnya untuk pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilihan Umum (Pemilu) yang dijadwalkan pada 14 Februari 2023 mendatang. Apel ini dilaksanakan di lapangan Merah Polda Banten, Senin (22/10/2024).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolda Banten, Brigjen Pol Sabilul Alif, yang didampingi oleh Karoops Polda Banten, Kombes Pol Dedy Suhartono, serta dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Banten dan peserta sebanyak 1092 personel Polda Banten.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Wakapolda Banten, Brigjen Pol M. Sabilul Alif, menjelaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan langkah konkret dalam memastikan kesiapan personel Polda Banten untuk melaksanakan tugas pengamanan TPS.
“Persiapan ini penting untuk menjamin keamanan dan kelancaran pelaksanaan Pemilu 2024, terutama pada saat pergeseran personel yang akan dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2023,” ujar Sabilul.
Dirinya juga menegaskan bahwa setiap personel yang digeser ke Polres masing-masing akan mendapatkan arahan dari Kapolres.
“Mereka akan mengetahui tempat penugasan setelah mendapatkan arahan dari Kapolres atau Kabag Ops. Tugas personel tidak hanya melibatkan aspek keamanan, tetapi juga bersosialisasi dan mempelajari kerawanan serta karakteristik TPS yang dijaga, termasuk jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT),” tambahnya.
Sabilul menekankan pentingnya kolaborasi antara personel Polda Banten dan Polres dalam melaksanakan pengamanan di TPS.
“Personel tidak boleh bertugas sendirian di TPS. Harus ada kolaborasi dengan personel dari Polres untuk mengidentifikasi kerawanan yang mungkin muncul selama proses pencoblosan hingga penghitungan suara,” ungkap Sabilul.
Dalam harapannya, setelah apel gelar pasukan ini, para personel diharapkan dapat menerima arahan, pelatihan, dan pemahaman yang memadai untuk memantapkan kesiapan mereka dalam melaksanakan tugas pengamanan di lapangan.
“Semoga para personel mendapatkan arahan yang cukup sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik demi terciptanya Pemilu yang aman, adil, dan berkualitas,” tutup Sabilul.
Penulis : hed/ka6
Editor : ris









